nusabali

Sakit Saat Melaut, ABK Meninggal di Atas Kapal

  • www.nusabali.com-sakit-saat-melaut-abk-meninggal-di-atas-kapal

DENPASAR, NusaBali
Seorang Anak Buah Kapal (ABK) bernama Muhammad Qoirul Huda, 21, meninggal dunia dalam perjalanan pulang ke Pelabuhan Benoa, Kecamatan Denpasar Selatan.

ABK dari KM Sanjaya 21 ini menderita sakit saat melaut menangkap ikan di Kepulauan Aru awalnya menderita sakit. Sayangnya ABK asal Dusun Krajan RT 003, RW 01, Desa Ngepon Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban, Jawa Timur ini nyawanya tidak tertolong.

Kasubbag Humas Polresta Denpasar, Iptu Ketut Sukadi, dikonfirmasi, Minggu (18/10) mengatakan korban diantar pulang oleh KM Sanjaya 17. Kapal pengantar jenazah tersebut tiba di Pelabuhan Benoa, Sabtu (17/10) pukul 12.30 Wita. KM Sanjaya 17 merupakan milik PT SBU yang dimintai bantuan oleh Kapten KM Sanjaya 21, Junaedi untuk mengantar pulang Qoirul Huda karena menderita sakit.

"Keterangan dari Muhamad Saifudin Fuad Hasan, Kapten KM Sanjaya 17 saat dimintai keterangan di Pelabuhan Benoa menyebutkan saat dalam perjalanan pulang ke Pelabuhan Benoa, Selasa (3/10) dihubungi lewat radio Kapten KM Sanjaya 21 atas nama Junaedi. Bahwa ada seorang ABK-nya atas nama Muhamad Qoirul Huda dalam keadaan sakit," ungkap Iptu Sukadi.

Menerima informasi itu, pada Rabu (4/10) KM Sanjaya 17 bertemu dengan KM Sanjaya 21 di Perairan Kepulauan Aru. Di sana, Qoirul Huda dipindahkan ke KM Sanjaya 17 dalam keadaan sakit. Sayangnya saat hendak berlabuh di Pelabuhan Benoa, Qoirul Huda meninggal dunia.

"Korban meninggal dunia pada posisi LS 08.46 BT 115.17. Posisi itu tinggal beberapa jam saja berlabuh di Pelabuhan Benoa. Bahwa saat berada di atas KM Sanjaya 17, korban mengeluh sakit beri-beri.," ungkap Iptu Ketut Sukadi.

Setelah dilakukan serangkaian pemeriksaan di Pelabuhan Benoa jasad korban dievakuasi ke RSUP Sanglah Denpasar untuk dilakukan pemeriksaan medis mendalam. "Belum diketahui secara persis penyakit yang diderita korban hingga meninggal dunia. Untuk mengetahui itu makanya dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut," tndasnya. *pol

loading...

Komentar