nusabali

Positif Covid-19 di Jembrana Bertambah 7 Kasus

  • www.nusabali.com-positif-covid-19-di-jembrana-bertambah-7-kasus

Dari 7 orang positif itu, ada dua orang satu keluarga, yakni ayah dan anak dari Kelurahan Loloan Timur, Kecamatan Jembrana.

NEGARA, NusaBali
Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Jembrana, kembali mencatat tambahan 7 kasus positif Corona pada Minggu (6/9). Dengan tambahan 7 kasus baru itu, kini jumlah kumulatif positif Covid-19 di Jembrana mencapai 168 kasus.

Juru Bicara (Jubir) GTPP Covid-19 Jembrana dr I Gusti Agung Putu Arisantha, mengatakan ketujuh orang yang dinyatakan positif Covid-19 tersebut, seluruhnya merupakan transmisi lokal Bali. Beberapa tambahan itu juga ada satu keluarga, setelah sebelumnya salah satu anggota keluarganya terkonfirmasi positif Covid-19.

“Dari 7 orang itu, ada dua orang satu keluarga. Ayah dan anak, keluarga bidan dari Kelurahan Loloan Timur, Kecamatan Jembrana, yang  sebelumnya sudah terkonfirmasi. Kemudian juga ada satu warga Loloan Timur yang awalnya rapid tesnya reaktif, kemudian hasil swabnya positif,” ujar Arisantha.

Sementara tambahan lainnya, sambung Arisantha, ada seorang warga dari Desa Dangin Tukadaya, Kecamatan Jembrana. Warga ini hasil tracing salah satu kasus positif Covid-19 di wilayah yang sama. “Sedangkan penambahan kelima berasal dari Desa Tegal Badeng Barat, Kecamatan Negara. Kasus keenam dari Desa Pengambengan, Kecamatan Negara. Terakhir, warga asal Desa Gumbrih, Kecamatan Pekutatan, yang awalnya sebagai pasien suspect,” ucap Arisantha.

Di sisi lain, pada Minggu kemarin juga ada satu pasien Covid-19 di Hotel Jimbarwana yang dinyatakan sembuh. Pasien sembuh itu warga asal Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, yang dipulangkan setelah dirawat dan diisolasi selama 10 hari tanpa ada keluhan. Dengan kesembuhan pasien itu, juga sudah tidak ada pasien terkonfirmasi yang dirawat di Hotel Jimbarwana.

“Hingga hari ini (kemarin), jumlah pasien sembuh sebanyak 113 orang dari pasien terkonfirmasi 168 orang. Kemudian ada 4 orang meninggal dunia, dan sisanya masih dirawat. Ada yang dirawat di RSUD Negara, dan ada yang isolasi mandiri,” tutur Arisantha. *ode

loading...

Komentar