nusabali

4 Jenis Usaha Dibimtek Strategi Ekspor

  • www.nusabali.com-4-jenis-usaha-dibimtek-strategi-ekspor

SEMARAPURA, NusaBali
Pemkab Klungkung memberikan strategi berbentuk bimtek (bimbingan teknis) kepada pelaku usaha bidang pemasaran agar mampu merengkuh pasar global atau ekspor.

Ada empat jenis pelaku usaha yang dibina yakni usaha kerajinan sendok dan perabotan dari kayu, usaha batok kelapa, garam beryodium uyah Kusamba, dan usaha kain Dian Songket. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta membuka kegiatan Bimtek bermaterikan pembayaran non tunai Bank BPD Bali dan pemasaran digital Balimall bagi Industri Kecil dan Menengah (IKM) binaan Deskranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah). Acara ini digelar di ruang rapat Praja Mandala, Kantor Bupati Klungkung, Kamis (3/9).

Dalam kesempatan itu, Bupati Suwirta memberikan semangat kepada para peserta agar bisa mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya. Menurutnya, kegiatan ini merupakan sebuah bentuk komitmennya terhadap penguatan dan pembinaan terhadap UMKM di Kabupaten Klungkung. "Jadi untuk kedepan kegiatan ini dijadikan sebagai bentuk pembelajaran dan pembinaan UMKM agar semakin lebih baik dan maju di tengah menghadapi situasi Covid-19," harap Bupati Suwirta.

Lebih lanjut, Bupati Suwirta juga menambahkan, meskipun masih dalam situasi Covid-19 para peserta juga diharapkan agar jangan pernah merasa patah semangat. Apa yang dilakukan ini semoga memberikan dampak yang bermanfaat bagi UMKM kedepan. Meskipun baru ada empat pemasaran global atau ekspor yang dibina, tetapi konsistensi yang sudah dilakukan jangan sampai berhenti. "Semoga kegiatan Bimtek ini bisa memberikan manfaat dan dampak yang terbaik terhadap UMKM di Klungkung," imbuhnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Klungkung I Gede Kusumajaya mengatakan, kegiatan Bimtek UMKM ini untuk pemasaran global atau ekspor, ada empat yang dibina. Di antaranya usaha kerajinan sendok dan perabotan dari kayu, usaha batok kelapa, garam beryodium uyah Kusamba dan usaha kain dian songket. "Pemasaran produk di tengah menghadapi situasi pendemi Covid-19 juga agar lebih displin mematuhi protokol kesehatan," ujarnya. *wan

loading...

Komentar