nusabali

Pemancing Tangkap Hiu di Watu Klotok

  • www.nusabali.com-pemancing-tangkap-hiu-di-watu-klotok

Warga di pesisir Pantai Watu Klotok, Desa Tojan, Kecamatan/Kabupaten Klungkung, dikagetkan kemunculan seekor ikan Hiu, diduga jenis Hiu Mungsing (Charchahinus Sorrah).

SEMARAPURA, NusaBali

Hiu dengan panjang sekitar 100 meter dan berat 30 kg, hasil tangkapan seorang pemancing asal Klungkung, Jumat (23/9) pagi.

Melihat tentengan ikan Hiu itu, warga sekitar yang notabene pencari batu kerikil di Pantai Watu Klotok langsung berkurumun untuk melihat langsung. Informasi di lapangan, tiga orang pemancing dari Klungkung, berangkat memancing ke Watu Klotok, Desa Tojan, sekitar pukul 08.00 Wita. Ketika tengah asik memancing di laut, tiba-tiba seorang mata pancing pemancing asal Lingkungan Galiran, Klungkung, dimakan ikan. Saking kuatnya tarikan ikan tersebut, dia harus dibantu oleh temannya untuk menarik.

Setelah terjadi aksi tarik-menarik selama beberapa menit, ikan Hiu itupun kehabisan tenaga dan berhasil ditarik ke pesisir oleh pemancing. Mereka langsung memapahnya membawa ke atas sepeda motor. Namun, selama perjalanan hal ini menjadi tontonan warga. Bahkan, sebelum diangkut sempat diletakkan di pesisir pantai tepatnya di depan salah satu warung di Pantai Watu Klotok, sekitar pukul 11.00 Wita. “Mereka (pemancing) tak lama di sini, dan ikan itu langsung di bawa pulang naik sepeda motor, dengan posisi kait masih menempel di mulut ikan,” ujar seorang pedagang di Pantai Watu Klotok, Ni Wayan Suarni, kepada NusaBali.

Kata dia, selama berjualan 15 tahun lebih di Watu Klotok, Suarni baru kali pertama melihat pemancing mendapatkan ikan Hiu di pantai ini. Diakui, memang ikan Hiu kerap melintas di kawasan tersebut, hanya saja di laut dalam. Kata dia, hal ini kerap dituturkan oleh sejumlah perselancar. Kendati demikian, ikan bertaring tajam tersebut tak sampai menyerang warga saat mandi.

Kepala Resort KSDA Klungkung I Gusti Putu Warna, saat dikonfirmasi mengakui memang di kawasan selatan Pantai Klungkung, hingga ke Nusa Penida, kerap dilintasi kawanan ikan Hiu. Namun, mereka hidupnya di laut dalam, sehingga cukup jauh dengan aktivitas warga yang mandi di pesisir. “Kami belum menerima informasi adanya pemancing yang memperoleh anak Hiu tersebut, sehingga kami belum bisa memastikan jenis spesiesnya,” ujarnya.

Hal senada disampaikan, Kepala Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan (PPK) Klungkung I Gusti Ngurah Badiwangsa. Namun ia menyayangkan penangkapan ikan Hiu, karena ikan ini jenis ikan dilindungi pemerintah. Pihaknya akan menyosialisasikan baik kepada nelayan, maupun pemancing, agar tak menangkap ikan Hiu. * wa

Komentar