nusabali

Debat Kandidat Berjalan Normatif

  • www.nusabali.com-debat-kandidat-berjalan-normatif

Debat publik pasangan Cabup-Cawabup Badung untuk Pilkada 2015 yang digelar di Hotel Trans, Kuta, Sabtu (14/11) malam, berjalan normatif dalam empat sesi. 

DENPASAR, NusaBali
Hanya di sesi closing statement ada greget, di mana pasangan I Nyoman Giri Prasta - I Ketut Suiasa (paket calon nomor urut 1 yang diusung PDIP-Golkar-NasDem-Hanura) dan I Made Sudiana-I Nyoman Sutrisno (paket calon nomor urut 2 yang diusung Demokrat-Gerindra) memanfaatkan untuk berkampanye.

Debat publik kandidat di Badung semalam hadirkan 5 akademisi sebagai panelis, yakni Dr Nyoman Subanda (pakar politik dari Undiknas Denpasar), Dr Ir I Ketut Suamba (pakar pertanian dari Unud), Dr Gede Mahaendra Wira Atmaja (pakar hukum), Dr I Ketut Wirawan (pakar hokum), dan Dr Made Eka Mahadewi (pakar pariwisata dari STP Nusa Dua). Sedangkan dari kedua pasangan calon, hadir pen-dukung mereka. 

Ketua DPD PDIP Bali Wayan Koster selaku Ketua Tim Pemanangan Paket Giriasa (Giri Prasta-Suiasa) hadir bersama timnya. Demikian pula Ketua DPD Demokrat Bali Made Mudarta hadir mendampingi Tim Pemenangan Sudiana-Sutrisno. Acara debat publik yang dipandu Dr Ni Nyoman Dewi Pascarini semalam terbagi dalam ada 4 sesi: penyampaian visi misi, sesi menjawab pertanyaan panelis, lempar pertanyaan alias tanya jawab antar kandidat, dan closing statement. 

Dalam debat semalam, tak ada satu pun Calon Wakil Bupati Cawabup) Badung yang bicara di podium. Hanya para Calon Bupati (Cabup) Badung yang bicara, yakni Nyoman Giri Prasta dan Made Sudiana. Sementara dua figur Cawabup, Ketut Suiasa dan Nyoman Sutrisno, ibarat patung hidup di podium.

Dari 4 sesi debat, hanya tahap closing statement yang menarik di mana kedua kandidat kompak berkampanye. Paket Giriasa (Giri Prasta-Suiasa) mengajak rakyat Badung untuk mencoblos nomor urut 1. Hal yang sama juga dilakukan Sudiana- Sutrisno, ajak coblos nomor urut 2.

Sedangkan sesi pertanyaan, tidak langsung disampaikan panelis, namun moderator yang menyodorkannya kepada kandidat. Giriasa yang dapat pertanyaan pertama soal pertanian Badung yang termarginalkan karena alih fungsi lahan dan minimnya generasi muda menjadi petani, langsung menjawabnya gamblang. Menurut Giri Prasta, kalau dipercaya jadi Bupati, dirinya siap membebaskan pajak bagi lahan pertanian di Badung. “Petani kami subsidi, Perda Subak Abadi akan kami terapkan.  Proteksi lainnya, BUMD akan kita hidupkan,” ujar Giri Prasta.

Selanjutnya...

Komentar