nusabali

Gunakan Pesawat Komersil, 316 PMI Dievakuasi dari Italia

  • www.nusabali.com-gunakan-pesawat-komersil-316-pmi-dievakuasi-dari-italia

MANGUPURA, NusaBali
Sebanyak 316 pekerja migran Indonesia (PMI) dijadwalkan tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Tuban, Kecamatan Kuta, Badung pada Senin (30/3) pukul 20.30 Wita.

Ratusan PMI yang bekerja di kapal pesiar tersebut diangkut menggunakan pesawat komersil Qatar Airlines yang berangkat dari Genoa, Italia. Kepala Otoritas Bandara (Otban) Wilayah IV Elfi Amir membenarkan terkait adanya informasi ratusan PMI yang dievakuasi dari Italia itu. Informasi yang diterima, sebanyak 316 PMI itu merupakan ABK kapal pesiar MSC Splendida. Saat ini, kapal pesiar tersebut sedang berlabuh di Genoa, Italia. Sehingga para PMI itu dipulangkan ke daerah masing-masing. “Suratnya sudah kami terima dari Kementerian Luar Negeri terkait kepulangan PMI melalui Bandara Internasional Ngurah Rai, malam ini (Senin malam, Red). Mereka ada 300 dan menggunakan pesawat komersil,” tutur Alfi Amir saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp, Senin (30/3) pukul 19.30 Wita.

Diakuinya, ratusan PMI itu bertolak dari Italia melakukan penerbangan dengan pesawat komersil Qatar Airlines yang transit di Doha, kemudian ke Bandara Ngurah Rai. Selama ini, para PMI tersebut berada di kapal pesiar dan melakukan pemeriksaan rutin setiap harinya untuk mengetahui penyebaran Covid-19 atau virus Corona. Selama pemeriksaan yang dilakukan pihak kapal dan otoritas Italia, bahwa ratusan PMI itu bebas dari virus Corona.

“Jadi selama ini mereka dipantau oleh pemerintah Italia terkait kesehatan. Setiap hari diperiksa dan mereka dinyatakan tidak ada gejala Covid-19. Sehingga diizinkan untuk terbang dan memiliki surat keterangan sehat,” tutur Elfi Amir.

Dijelaskannya, meski sudah mengantongi keterangan kesehatan, Otban berkoordinasi dengan berbagai pihak termasuk Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), menangani ratusan PMI tersebut saat tiba di Bandara Ngurah Rai. “Kita sudah koordinasi dengan KKP dan stakeholder bandara untuk pengawasan dan penanganan,” beber Elfi seraya mengakui para PMI tersebut akan melewati serangkaian pemeriksaan ketat di bandara. *dar

loading...

Komentar