nusabali

Bangunan Menutup Irigasi Dibongkar

  • www.nusabali.com-bangunan-menutup-irigasi-dibongkar

Pembongkaran dilakukan dengan membongkar tutup irigasi menjadi terbuka untuk  mengantisipasi musim penghujan.

Normalisasi Saluran Irigasi


SINGARAJA, NusaBali
Beberapa bangunan yang menutup permukaan irigasi di Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng, akhirnya dibongkar, Jumat (23/8). Pembongkaran itu terkait dengan upaya normalisasi saluran irigasi tersebut oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pemprov Bali.

Normaliasi irigasi ini tepatnya berada di Jalan Laksamana Singaraja. Air diirigasi ini kerap meluap pada musim penghujan, karena saluran irigasi mengalami pendangkalan parah hingga kerap tersumbat. Luapan air ini menimbulkan genangan di ruas Jalan Laksamana.

Sebelum pembongkaran, petugas sudah melakukan pendekatan dengan pemilik bangunan. Hasil pendekatan, pemilik bangunan telah sepakat dengan upaya normalisasi tersebut. Pembongkaran pun dilaksanakan Jumat, dilakukan pemilik bangunan termasuk Satpol PP dan aparat desa.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Buleleng, Ketut Suparta Wijaya mengatakan, pemilik bangunan sudah menyadari posisi bangunannya melanggar aturan, sehingga dilakukan pembongkaran. Langkah ini guna mengembalikan irigasi pada kondisi asal, dimana posisi irigasi terbuka. Penutupan irigasi dapat diizinkan dengan tutup dak beton untuk akses jalan menuju ke pemukiman atau tempat umum lain. “Itu melanggar sempadan dan menutup saluran. Kami bersama pemerintah desa udah melakukan pendekatan dan sudah ada kesepakatan bahwa bangunan itu dibongkar selain mengembalikan posisi irigasi terbuka, juga berkaitan dengan pelaksanaan paket proyek normalisasi irigasi oleh Dinas PU Bali,” katanya.

Di tempat terpisah, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasastpol PP) Putu Dana mengatakan, dalam pembongkaran itu pihaknya menerjunkan sekitar 20 personel untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan. Selain itu, saat pembongkaran, anggotanya juga membantu membantu membersihkan bongkahan beton bekas bongkaran dan rangka kayu dan material lain. “Kami hanya membantu pengamanan dan karena situasi kondusif, anggota juga membantu pembersihan material bongaran bangunan itu,” jelasnya. *k19

loading...

Komentar