nusabali

Lolot Tebarkan Pesan Perdamaian

  • www.nusabali.com-lolot-tebarkan-pesan-perdamaian

“... Mudah-mudahan tidak pernah ada lagi keributan sesama orang Bali. Apalagi sampai pecah gara-gara adanya perbedaan pilihan, pendapat, dan keyakinan”

Rilis Album Ke-9, Bikin Konser Untuk Bali Rockers

DENPASAR, NusaBali
Siapa yang tidak kenal Lolot Band. Pionir band berbahasa Bali dengan aliran rock alternatif tersebut sejauh ini telah mengeluarkan sebanyak 8 album. Kini, menyambut bulan Maret 2019, band yang digawangi Made Bawa (gitar, vocal), Nyoman Doni Lesmana (lead guitar), Gede Lanang Darma Wiweka (bass) serta I Made Mahendra Dwiartha (drum) kembali mengeluarkan album ke-9 berjudul ‘Semeton Bali’.

Made Bawa alias Lolot, menjelaskan, judul album ini memberikan pesan mendalam tentang perdamaian. Semeton Bali merujuk pada arti rasa persaudaraan di antara orang Bali. Dengan harapan, tidak hanya tersampaikan ke telinga pendengarnya, melainkan dipahami oleh masyarakat Bali secara menyeluruh.

“Kami ingin mempererat lagi hubungan antar sesama orang Bali, bahwa kita sama-sama bersaudara. Mudah-mudahan tidak pernah ada lagi keributan sesama orang Bali. Apalagi sampai pecah gara-gara adanya perbedaan pilihan, pendapat, dan keyakinan,” tuturnya saat jumpa pers, Jumat (1/3) lalu.

Album ‘Semeton Bali’ memuat sembilan lagu. Dua di antaranya single yang sudah tayang dalam format video klip yakni ‘Aluh-Aluh Keweh’ dan ‘Galungan lan Kuningan’. Made Bawa mengatakan, dalam album kali ini hanya satu lagu yang membahas tema percintaan. Sisanya lebih ke kehidupan sosial.

Lanang Botax, bassis Lolot mengungkapkan, album tersebut diklaim melalui proses penggarapan dengan memakan waktu yang cukup singkat. Meski digarap dengan waktu yang singkat, namun seutuhnya materi dan hasil akhir dari album tersebut sangat sempurna.

“Kami masing-masing memiliki kesibukan dan proses rekamannya pun dilakukan sendiri-sendiri tidak seperti dahulu yang dilakukan secara barengan. Semua serba kilat, termasuk pesta peluncuran album ini sangat kilat. Kurang lebih persiapannya 10 hari,” ungkap Lanang.

Di sisi lain, manajer Lolot Band, Gus Bim mengatakan, album boxset tersebut dibuat secara preorder dan terbatas. Sekitar 300 boxset telah terjual yang berisi CD audio, T-Shirt, dan sticker. “Harganya kami bandrol Rp 225 ribu dan yang membeli boxset ini juga mendapatkan sebuah sertifikat sebagai bentuk apresiasi kami karena ikut memproduseri album tersebut,” imbuhnya.

Sementara itu, konser musik untuk menandai peluncuran album tersebut digelar di Lapangan Luwus Baturiti Tabanan, Sabtu (2/3) malam lalu. Lolot turut melibatkan Bali Rockers --nama penggemar Lolot--, mulai dari produser hingga pengisi band pembuka dalam konser musik tersebut. Ini menurut Lolot sebagai bentuk rasa berbagi sekaligus mempererat hubungan dengan para penggemar yang selalu setia mengapresiasi karya-karya Lolot selama ini. “Kami juga melibatkan Bali Rockers sebagai produsernya. Selain itu juga, kami menampilkan band yang dibentuk oleh Bali Rockers itu sendiri sebagai band pembuka. Ada delapan band yang tampil dalam launching album Lolot ‘Semeton Bali’,” ungkapnya. *ind

Komentar