nusabali

Bupati Anulir Promosi Pariwisata ke Moskow

  • www.nusabali.com-bupati-anulir-promosi-pariwisata-ke-moskow

Kadisdubpar Karangasem I Wayan Purna menyebut ada dana Rp 150 juta di APBD untuk perjalanan dinas ke luar negeri. 

AMLAPURA, NusaBali
Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri menganulir perjalanan dinas promosi pariwisata ke Moskow. Perjalanan dinas untuk promosi pariwisata itu dinilai tak etis sebab menyedot dana besar. Biaya perjalanan ke Moskow itu per orang mencapai Rp 75 juta sehingga dana yang akan dihabiskan sebesar Rp 375 juta. Sementara APBD Karangasem tahun 2016 defisit Rp 44,5 miliar. 

Promosi pariwisata ke Moskow itu diagendakan pada tanggal 27-28 Agustus 2016. Dalam satu rombongan menyertakan lima orang dengan minimal biaya per orang Rp 75 juta. “Kita masih fokus menuntaskan program 100 hari, dana promosi itu sebaiknya dialihkan untuk program bedah rumah, itu lebih efektif,” ungkap Bupati Mas Sumatri, Minggu (24/4).

Menurutnya, jika dipaksakan berangkat ke Moskow, hanya untuk menyaksikan pameran pariwisata, belum memberikan dampak signifikan buat Karangasem. Bagi Bupati Mas Sumatri, masih banyak waktu dan masih banyak kesempatan mempromosikan potensi pariwisata Karangasem. Lebih baik menunggu kelanjutan pembangunan jetty ramdor di Dermaga Pesiar Tanah Ampo, Desa Ulakan, Kecamatan Manggis yang direncanakan mulai tahun 2017. 

Sekkab Karangasem I Gede Adnya Muliadi membenarkan Bupati membatalkan rencana ikut serta pameran pariwisata di Moskow. “Ibu Bupati telah mendisposisi membatalkan ikut pameran pariwisata ke Moskow. Sebab, masih fokus program kerja 100 hari,” jelas Adnya Muliadi.

Sementara Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Karangasem, I Wayan Purna membantah Bupati batalkan rencana promosi pariwisata ke Moskow. Purna mengklarifikasi, anggaran di APBD 2016 sebesar Rp 150 juta untuk perjalanan dinas ke luar negeri. “Dana itu bisa untuk ke mana saja, asalkan keperluan ke luar negeri, tidak fokus untuk promosi pariwisata ke Moskow,” ungkapnya Minggu (24/4). Dikatakan, jika Bupati tak menyetujui dana itu bisa diubah penggunaanya di APBD Perubahan Tahun 2016. 

Sedangkan Ketua PHRI Karangasem I Wayan Tama mengaku belum mengetahui ada agenda pameran pariwisata di Moskow. Ia juga belum mengetahui agenda tersebut dibatalkan Bupati Karangasem. “Kalau dibatalkan, ya tidak apa-apa, kan ada Munas PHRI pada tanggal 20-24 April di Nusa Dua. Di sana kesempatan promosi pariwisata menggandeng Menteri Pariwisata,” jelas Tama. 7 k16 

Komentar