nusabali

Wabup Kasta Monitoring Proyek di Nusa Penida

  • www.nusabali.com-wabup-kasta-monitoring-proyek-di-nusa-penida

Pengerjaan pengaspalan jalan Caruban-Sekartaji, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung, diharapkan dapat selesai tepat waktu, Oktober 2018.

SEMARAPURA, NusaBali
Mengingat saat ini, proyek pengaspalan jalan sepanjang 6,5 km ini baru mencapai 36 persen.  Harapan tersebut disampaikan Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta saat monitoring pengerjaan proyek infrastruktur di Kecamatan Nusa Penida, Jumat (24/8). Plt Kabid Bina Marga Dinas PU dan Perumahan Rakyat Kabupaten Klungkung Ida Bagus Gede Eka Putra menyebutkan keterlambatan pengerjaan jalan Caruban-Sekartaji terkendala jarak yang cukup jauh dan kondisi jalan. Tetapi, pihaknya optimis pengerjaan proyek ini selesai tepat waktu, mengingat material telah dikirim secara bertahap. Untuk progres yang telah dikerjakan saat ini sudah mencapai 36 persen dari target 33 persen. "Ini berarti ada peningkatan dari target yang dipasang," sebutnya.

Menurut IB Eka Putra, tahun ini panjang jalan yang ditangani di Nusa Penida sepanjang 30 kilometer dengan anggaran sebesar Rp 35 miliar. Sementara sisa jalan yang belum tertangani sepanjang 70 km dari total jalan di Nusa Penida sepanjang 229 km. "Tahun ini yang ditangani sekitar 30 km dengan anggaran Rp 35 miliar," ujarnya.

Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta berharap kepada pelaksana proyek agar pengerjaan pengaspalan jalan Caruban-Sekartaji dapat diselesaikan tepat waktu. Mengingat jalan ini merupakan akses warga untuk beraktivitas sehari-hari. "Saya berharap sisa waktu sekitar dua bulan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh pelaksana untuk menyelesaikan pengaspalan jalan ini," ujar Wabup Kasta.

Menurut Wabup Kasta, dari pengamatannya di lapangan, kualitas pengerjaan jalan sudah berjalan baik. Ini terlihat dari hasil akhir pengaspalan dan pinggiran jalan yang sudah menggunakan beton. "Kualitas memang bagus karena pengancing jalan sudah menggunakan beton," sebutnya.

Sementara untuk sisa jalan yang belum tertangani sekitar 70 km, pejabat asal Desa Akah, Kecamatan Klungkung ini berharap bisa dianggarkan dan dikerjakan tahun berikutnya. Karena kualitas jalan ini juga berpengaruh terhadap kunjungan wisatawan ke Nusa Penida. "Mudah-mudahan dalam masa jabatan ini, sisa jalan yang belum tertangani bisa diselesaikan," ucapnya.

Dari monitoring yang dilakukan tim monitoring pembangunan Pemkab Klungkung, dua ruas jalan yang sudah selesai 100 persen di antaranya ruas jalan Ambengan-Pelilit, sepanjang 2,5 km dengan lebar 3,5 meter. Jalan ini dikerjakan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) 2018 sebesar Rp 1,8 miliar dan ruas jalan Pertigaan Batumadeg-Sebuluh dengan panjang 2,5 km, lebar 3,5 meter yang juga dikerjakan melalui DAK 2018 sebesar Rp 2,1 miliar.*wan

Komentar