nusabali

Dishut Bali Dorong Ekowisata Hutan Desa

  • www.nusabali.com-dishut-bali-dorong-ekowisata-hutan-desa

Hari Ini Launching Ekowisata Hutan Wanagiri

DENPASAR, NusaBali

Belum berkembangnya ekowisata Hutan Desa berbasis kearifan lokal, membuat Dinas Kehutanan Provinsi Bali membuat terobosan dengan mendirikan Showcase Hutan Desa Wanagiri di Objek Wisata Air Terjun Banyumala, Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng. Showcase Ekowisata Hutan Desa Wanagiri ini akan di-launching Gubernur Bali Made Mangku Pastika, Jumat (24/8) pagi ini sekaligus juga akan dilakukan temu usaha pemegang ijin perhutanan sosial.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Bali, Drh Luh Ayu Aryani MP jelang keberangkatan ke Kawasan Hutan Desa Wanagiri Buleleng, Kamis (23/8) siang mengatakan perhutanan sosial merupakan salah kebijakan pemerintah Presiden Joko Widodo- Jusuf Kalla untuk pengentasan kemiskinan, khususnya masyarakat sekitar hutan desa. “Pemerintah mencanangkan 12,7 juta bisa diakses masyarakat melalui perhutanan sosial, yakni hutan tanaman rakyat, hutan adat, kemitraan perhutanan.

Dinas Kehutanan Provinsi Bali memecahkan masalah pengelolaan kehutanan sekaligus optimalisasi peran masyarakat dalam pembangunan kehutanan melalui berbagai alternatif pengelolaan model kehutanan,” ujar mantan Sekretaris Badan Lingkungan Hidup Pemprov Bali ini.

Luh Aryani juga membeber luas hutan di Bali 5.636, 66 Km2 dengan peruntukan kawasan hutan lindung 95.766,06 hektare, hutan produksi tetap 1907,10 hektare, hutan produksi terbatas 6.719,26 hektare dan suaka alam 26.293,59 hektare. “Secara umum kondisi hutan di Bali cukup baik, namun belum dimanfaatkan dengan maksimal baik secara ekologi, sosial dan ekonomi. Maka Dinas Kehutanan inisiatif membangun Showcase  di Desa Wanagiri Buleleng,” ujar birokrat asal Desa Les Kecamatan Tejakula Kabupaten Buleleng ini.

Kenapa Hutan Desa Wanagiri dipilih mendirikan Ekowisata? Menurut Aryani  selama ini belum berkembangnya ekowisata berbasis hutan desa dengan kearifan lokal. Maka dikembangkan pembangunan showcase di Desa Wanagiri. Karena Desa Wanagiri adalah pelaku perhutanan sosial yang telah menggeliat dengan  pengelolaan ekowisata. “Dengan showcase yang kita bangun ini pariwisata  di Bali Utara,  kemudian ekowisata di Desa Wanagiri diduplikasi  ke berbagai tempat lain terutama  pada pemegang izin perhutanan sosial di Provinsi Bali. Termasuk program ini merangsang masyarakat melestarikan hutan desa,” tegas Aryani.

Aryani juga menegaskan program pendirian Showcase ini menunjukan program Dinas Kehutanan Provinsi Bali bukan sekedar kegiatan semata. Namun  sebagai bentuk keseriusan  dalam mengelola kehutanan,  untuk kesejahteraan masyarakat. “Ekowisata di Desa Wanagiri ini sekaligus menjadi ajang edukasi buat masyarakat kita dalam mengelola hutan,” ujar Aryani.

Aryani menyebutkan Gubernur Bali Made Mangku Pastika akan bergabung dengan masyarakat dalam launching hari ini. “Kami undang Pak Gubernur Bali juga hadir melauching Showcase ini, termasuk juga kita undang beberapa stakeholder ke Desa Wanagiri Buleleng. Ada Dirjen Perhutanan Sosial dan Kementerian Kehutanan, pelaku usaha  dan masyarakat desa setempat yang berjumlah 350 orang,” beber Aryani. *nat

Komentar