nusabali

Pentingnya Gizi di 1.000 Hari Pertama Kehidupan

  • www.nusabali.com-pentingnya-gizi-di-1000-hari-pertama-kehidupan

Memperingati Hari Gizi Nasional ke-58 tahun 2018, Instalasi Gizi RSUP Sanglah mengadakan talkshow, konseling gizi, pameran dan bazzar di lapangan depan Rehab Medik RSUP Sanglah Denpasar, Jumat (26/1).

Ada Talkshow dan Konsulltasi Gizi di RSUP Sanglah


DENPASAR, NusaBali
Sekaligus instalasi gizi mengedukasi masyarakat akan pentingnya gizi di 1.000 hari pertama kehidupan.Menurut Kepala Instalasi Gizi RSUP Sanglah, Ni Wayan Rapiasih, dalam kegiatan yang mengambil tema ‘Mewujudkan Kemandirian Keluarga Sehat Dengan Gizi Seimbang Kita Tingkatlan Konsumsi Sayur Dan Buah Menuju Bangsa Sehat Berprestasi’ tersebut, pihaknya ingin menyampaikan kepada masyarakat yang berkunjung ke rumah sakit, bahwa peranan nutrisi itu sangat penting tidak hanya untuk pengobatan, melainkan untuk menjaga kesehatan. Sebab nutrisilah yang dapat meningkatkan kondisi pasien menjadi lebih baik dengan asupan nutrisi yang baik. “Berdasarkan momen yang baik dan pertama kalinya dilakukan di RS Sanglah, kami mendukung program pemerintah terkait dengan Germas, dimana bersama membangun gizi menuju bangsa sehat dan berprestasi, sehingga kita mewujudkan kemandirian keluarga dalam 1.000 hari pertama kehidupan untuk pencegahan stunting,” terangnya di sela acara.

Selain itu, pihaknya juga memberikan edukasi kepada masyarakat terkait dengan 1.000 hari pertama kehidupan, yaitu dari ibu hamil hingga anak usia dua tahun. Dengan pemberian nutrisi yang baik mulai dari hamil sampai usia dua tahun, kata dia, juga akan mencegah stunting (masalah gizi) di usia dewasa. “Kami di sini menyediakan pameran makanan untuk ibu hamil, gimana nutrisi makanan untuk makanan ibu hamil, makanan anak. Karena 1.000 hari pertama kehidupan itu harus benar-benar mendapatkan nutrisi yang seimbang,” terangnya.

Disinggung mengenai inovasi nutrisi di Instalasi Gizi, Rapiasih menuturkan, ada beberapa produk gizi yang merupakaan hasil inovasi mereka. Seperti misalnya Nutrimat yang diberikan kepada pasien yang diberikan obat kemoterapi. Karena ada gangguan mual dan muntah, Nutrimat yang berbahan kacang-kacangan, oat, sumber antioksidan berupa tomat, wortel dan madu tersebut, dibuat pada tahun 2016 untuk mengurangi mual dan muntah tersebut.

Selain itu, ada juga Misuka yang diberikan kepada anak yang malnutrisi dengan status gizi kurang atau gisi buruk. Pada masa pemulihan diberikan misuka (minyak, susu, kacang) yang juga padat nilai gizinya. Sementara produk gizi Portet dikembangkan untuk pasien yang memerlukan makanan lembut, karena biasanya makanan lembut disediakan seringkali tidak dihabiskan. Kalau memberikan portet dengan porsi yang kecil, itu sudah dapat memberikan asupan nutrisi yang cukup.

“Kami pamerkan produk-produk yang dihasilkan oleh teman-teman yang mengembangkan inovasi, karena kita tahu bahwa pasien yang kita layani, pasti mengalami penurunan nafsu makan, penurunan asupan makan. Kita membuat modifikasi, dan kami terus melihat kondisi pasien, kira-kira mana yang perlu kita support lagi, agar asupan nutrisinya cukup,” bebernya.

Dia berharap semua keluarga bisa menerapkan hidup sehat dengan konsumsi makanan seimbang. Otomatis menjadi pencegahan penyakit degenaratif, dan bagi yang sakit mempercepat penyembuhan.

Sementara itu, Ketua Panitia, Gusti Ayu Nyoman Hariani SGz mengatakan, ada beberapa kegiatan yang dilakukan, yaitu talkshow gizi dengan topik peranan konsumsi sayur dan buah. Ada pula konsultasi gizi gratis. “Jadi pengunjung pameran ataupun pasien yang hadir disini bisa melakukan konsultasi gratis di bazzar ini,” katanya.

Selain itu juga ada pameran stand. Ada sembilan stand yang terdiri dari pemaran stand makanan untuk bedah digestif, pasien anak, makanan geriatri, kanker, kesehataan jantung, nerso dan DM. Ada juga mahasiswa Poltekkes yang mengisi pameran, yang menyediakan dua stand yaitu keamanan pangan dan makanan ibu hamil. “Sedangkan dari bazzar ada makanan sehat terdiri dari makanan organik, makanan tradisonal, ada gado-gado, sate yang tentunya berkaitan dengan tema,” katanya. *ind

Komentar