nusabali

Wabup Suiasa Tegur Pegawai Malas

  • www.nusabali.com-wabup-suiasa-tegur-pegawai-malas

12 ASN tidak ikut apel krida pada Jumat (11/8). Mereka dipanggil untuk pembinaan, tetapi hanya 7 orang yang datang.

MANGUPURA, NusaBali

Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa memberikan teguran kepada 12 pegawai berstatus aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Badung. Teguran secara lisan tersebut karena mereka malas tak mengikuti apel krida yang dilaksanakan pada 11 Agustus 2017 lalu. Mereka pun dikumpulkan saat pelaksanaan apel krida, Jumat (18/8), di Lapangan Puspem Badung. Sayangnya dari 12 orang yang dipanggil hanya 7 orang yang datang.

Saat mengumpulkan pegawai yang malas, Wabup Suiasa tak sendiri. Dia didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Badung Wayan Adi Arnawa, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia I Gede Wijaya, serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Badung.

Pada kesempatan tersebut, Wabup Suiasa mengatakan pemanggilan ini merupakan pembinaan serta bentuk penegakan disiplin terhadap pegawai yang tak ikut melaksanakan apel krida. Menurutnya, ketidakhadiran dalam krida tanpa keterangan merupakan bentuk ketidakdisipinan diri. Untuk itu perlu dilakukan  klarifikasi atas penyebab ketidakhadirannya.

“Jika ketidakhadiran tanpa keterangan ini tidak segera diterapi dan diatasi, ibarat penyakit akan dapat menular secara sporadis kepada ASN yang lain. Dianalogikan secara sederhana krida saja sudah tidak hadir tanpa keterangan, terus bagaimana ASN bisa menjalankan dan melaksanakan tanggung jawab tugas yang diberikan atasannya,” tandas Wabup Suiasa.

Dikatakan, krida itu bukan sekadar untuk melaksanakan olahraga bersama. Melainkan juga untuk mempererat hubungan antar-ASN di lingkungan Pemkab Badung. “Mari jadikan krida sebagai wujud membangun kebersamaan serta membangun komunikasi nonformal. Selain itu juga mari kita jadikan krida sebagai ajang silaturahmi antar-ASN di Badung, sehingga dapat terwujud sinergitas dalam pelaksanaan tugas,” ujarnya.

Usai krida dilaksanakan pula sidak kehadiran pegawai di sejumlah instansi, yakni Dinas Kesehatan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik. Di sela-sela sidak, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia I Gede Wijaya mengatakan sidak dalam krida akan rutin dilaksanakan setiap hari Jumat. “Sidak ini adalah untuk menegakkan disiplin di kalangan ASN Badung serta persiapan dalam pelaksanaan e-kinerja yang akan diterapkan pada ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung tahun 2018,” kata Gede Wijaya.

Disinggung masih adanya pegawai yang mangkir, pejabat asal Kerobokan, Kuta Utara, itu mengatakan pihaknya akan melakukan pemanggilan kedua. “Tadi yang hadir hanya 7 orang, yang 5 orang lagi akan dipanggil Jumat depan,” tegasnya. Apa sanksi bagi pegawai yang malas? “Masih tahap pembinaan. bila nanti sampai beberaka kali akan langsung diberikan teguran tertulis,” tegasnya. *asa

Komentar