nusabali

Bupati Sanjaya Pimpin Parade Nusantara Imlek 2575

  • www.nusabali.com-bupati-sanjaya-pimpin-parade-nusantara-imlek-2575

TABANAN, NusaBali - Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya pimpin Parade Nusantara Festival serangkaian perayaan Hari Raya Imlek dan Cap Go Meh Tahun 2575, Minggu (18/2). Parade yang melibatkan berbagai suku dan etnis ini dihadiri ribuan masyarakat. Parade ini pun meriah dan penuh suka cita. 

Parade dimulai dari Vihara Dharma Chattra menuju Panggung GWS, sekitar 2 kilometer. Barisan pertama iringan parade dipandu oleh pemeran tokoh Guru Tong Sam Cong dan muridnya Sun Go Kong, Cu Pat Kai dan Sha Wu Ching, menuju Jalan Gajah Mada dan diakhiri di Taman Bung Karno Tabanan. Kemudian rombongan pejabat Pemkab Tabanan mulai dari Bupati Tabanan, Wakil Bupati Tabanan dan istri, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan diwakili salah satu anggota, Tjokorda Anglurah Tabanan. Jajaran Forkopimda, Sekda, para Asisten dan Kepala OPD serta Camat se-Kabupaten Tabanan, Dewan Pakar INTI Bali beserta para pengurus, tokoh-tokoh masyarakat hingga para ASN. 

Bupati Sanjaya mengharapkan perayaan Tahun Baru Imlek menjadi tonggak sejarah baru bagi generasi ke depan. Meskipun parade khusus ini baru pertama kalinya di Bali. Namun, kontribusi dan solidaritas dari seluruh pejabat daerah dan masyarakat turut larut dan meliang-liang bersama. Spirit baru dan Bhinneka Tunggal Ika ini menjadi representasi dari pemerintah daerah dalam menempatkan semua nilai budaya dari berbagai etnis. 

Bagi Bupati Sanjaya, spirit yang dibangun oleh Pemerintah Daerah di Era Jaya-Wira ini adalah spirit penghargaan terhadap keberagaman, dimana perbedaan yang dimiliki adalah sebuah berkah, keberagaman dan keniscayaan. Untuk itu, pimpinan kebanggaan Tabanan tersebut mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat selalu membangun kesadaran kemanusiaan. 


“Ayo jadikan kota Tabanan adalah rumah besar kita, bangun rumah ini dengan pondasi kebersamaan dan spirit jele melah, nyame gelah. Di mana kaki dipijak, di situ langit dijunjung, di manapun kita, harus kita bersatu padu membangun Tabanan yang kita cintai,” sebutnya penuh semangat. 

Dengan harapan keberlangsungan acara yang digelar saat ini dapat berlanjut di tahun-tahun berikutnya. Sanjaya juga berpesan agar kegiatan serupa kedepannya bisa menjadi ikon serta wadah berkreasi bagi semua komponen masyarakat, khususnya di Tabanan. 

Parade sore itu dipandu murid-murid Tong Sam Cong, dihiasi iringan drumband, barisan dewi, penari sugriwa, barongsai dan Naga/liong, barong bangkung, pertunjukkan wushu, pasukan tombak, parade cece dan koko, adrah, parade cheongsam, hingga kuda lumping. Ragam hiburan juga tak kalah ramai menghiasi seperti kolaborasi pertunjukkan barongsai, barong bangkung, kuda lumping dan tombak heidung atau sumba, penampilan angklung, tari toraroret, tari dinding pemisah, adrah, wushu genta dewata, pertunjukkan lagu solo, line dance, pertunjukkan mandolin, lagu mandarin hingga tarian kreasi Bali. Tak ketinggalan, festival juga dilengkapi dengan hidangan lontong Cap Go Meh sebanyak 2000 porsi yang melambangkan kebersamaan.

Ferijanto Chonie selaku Ketua Indonesia Tionghoa (INTI) PC Tabanan menyampaikan apresiasinya atas dukungan dan support Bupati Tabanan dalam pelaksanaan kegiatan. “Rasa bangga dan terharu warga Tionghoa pada hari yang bersejarah ini bisa melaksanakan festival Imlek dan Cap Go Meh untuk pertama kalinya di Kota Tabanan," terangnya.@des

Komentar