nusabali

BKK Ogoh-Ogoh Denpasar Cair Sebelum 10 Februari 2024

  • www.nusabali.com-bkk-ogoh-ogoh-denpasar-cair-sebelum-10-februari-2024

DENPASAR, NusaBali.com – Anggaran bantuan untuk para yowana di Kota Denpasar dalam pembuatan ogoh-ogoh ditargetkan sudah bisa cair sebelum 10 Februari 2024.

Bantuan Keuangan Khusus (BKK) sebesar Rp 10 juta ini dialokasikan oleh Pemkot Denpasar kepada sekaa teruna (ST) atau kelompok pemuda-pemudi untuk membantu pembuatan ogoh-ogoh menyambut Hari Suci Nyepi Tahun Baru Caka 1946.

“Pemberian BKK kepada setiap sekaa teruna sebesar Rp10 juta itu sebagai bentuk perhatian dalam pelestarian seni, budaya, dan kreativitas masyarakat,” kata Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar Raka Purwantara, Jumat (2/2/2024).

Terkait pelestarian seni, budaya dan kreativitas, kata dia, BKK tahun ini juga diberikan kepada setiap desa adat sebesar Rp50 juta dan setiap banjar (dusun adat) sebesar Rp10 juta.

"Bantuan kepada tiga lembaga itu dicairkan pada awal Februari, mungkin sebelum tanggal 10 Februari," ujar Raka.

Penggunaan dana BKK, lanjut dia, tidak hanya dapat digunakan sekaa teruna dalam pembuatan ogoh-ogoh saja, tapi juga dapat difokuskan untuk kegiatan kesenian lainnya seperti festival desa dan lomba-lomba seni.

BKK dari Pemkot Denpasar pada 2024 akan diterima oleh 360 sekaa teruna, 360 banjar adat, dan 35 desa adat.

Terkait pelaksanaan parade ogoh-ogoh menyambut Hari Nyepi 2024, untuk penilaian di tingkat kecamatan akan dilaksanakan pada 18 dan 19 Februari 2024. Sedangkan pertemuan teknis pada 10 Februari di Gedung Sewaka Dharma Denpasar.

Raka mengemukakan bagi sekaa teruna yang ogoh-ogohnya meraih peringkat 1 di kecamatan akan mendapatkan hadiah uang sebesar Rp30 juta, kemudian peringkat 2 mendapatkan Rp25 juta, dan peringkat 3 sebesar Rp20 juta.

Nantinya tiga ogoh-ogoh terbaik di setiap kecamatan atau total ada 12 ogoh-ogoh terbaik di Kota Denpasar akan diparadekan dalam ajang Kesanga Festival pada 1-3 Maret 2024 di kawasan Patung Catur Muka dan Lapangan I Gusti Ngurah Made Agung (Puputan Badung).

Selain menampilkan 12 ogoh-ogoh terbaik, dalam Kesanga Festival juga ditampilkan parade ogoh-ogoh mini dan sketsa ogoh-ogoh.

Sekaa teruna yang ogoh-ogohnya ditampilkan di Kesanga Festival juga akan kembali mendapatkan tambahan bantuan dana untuk pementasan dari Pemkot Denpasar masing-masing sebesar Rp30 juta.

Raka menegaskan untuk pembuatan ogoh-ogoh tidak boleh mengandung unsur politik, SARA (Suku, Agama, Ras dan Antargolongan), dan harus berkaitan dengan filsafat serta kearifan lokal yang ada di Bali. *ant

Komentar