nusabali

Anggota Parlemen Dunia Pantau TPS Pemilu di Bali

  • www.nusabali.com-anggota-parlemen-dunia-pantau-tps-pemilu-di-bali

BANGLI, NusaBali - Pelaksanaan Pemilu 2014 akan disaksikan puluhan negara melalui anggota parlemen yang tergabung dalam IPU (The Inter-Parliamentary Union) atau organisasi parlemen dunia. Mereka akan berkunjung ke Bali dan salah satu lokasi yang dipantau adalah TPS Desa Penglipuran di Kelurahan Kubu, Kecamatan/Kabupaten Bangli.

Terkait persiapan ini, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR RI, Indra Iskandar melakukan monitoring TPS di Desa Penglipuran, Kamis (1/2). Indra Iskandar menyampaikan pada pelaksanaan Pemilu, 14 Februari nanti DPR RI mengundang sejumlah negara untuk meninjau secara langsung pelaksanaan proses pemungutan dan penghitungan suara. Peninjauan langsung ini merupakan kegiatan rutin lima tahunan. Seperti pada Pemilu sebelumnya, para tamu parlemen tersebut diajak melihat secara langsung proses pemilu di wilayah Jabotabek (Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi). "Pada Pemilu 2024 ini, dipilih Provinsi Bali sebagai lokasinya," jelasnya.

Menurut Indra Iskandar, kegiatan ini semacam azas resiprokalitas. Karena pada saat pemilu di negara-negara lain, anggota parlemen IPU (The Inter-Parliamentary Union) juga mengundang Indonesia. Karenanya Indonesia juga mengundang mereka untuk melihat pemilu di Indonesia. Lebih lanjut disampaikan, beberapa alasan dipilihnya Bali karena pemilu di Bali terkenal cukup disiplin. Selain iti juga membantu mengenalkan pariwisata Indonesia, khususnya di Bali.

"Kami bersama rombongan Setjen DPR RI melakukan survei titik-titik mana saja yang nanti akan dilihat oleh observer negara-negara parlemen asing. Ada tiga titik yang rencananya menjadi lokasi pemantauan," ungkapnya. Adapun lokasi pemantauan TPS nanti, yakni di TPS Desa Penglipuran, TPS di Garuda Wisnu Kencana (GWK), dan TPS di wilayah Jimbaran, yang seluruh anggota KPPS-nya merupakan perempuan. Sejatinya banyak TPS yang seluruh anggota KPPS-nya perempuan namun diambil satu sampel.

Kunjungan tamu parlemen di tiga TPS ini, nantinya akan dibagi dalam tiga kelompok. Dari 30 negara yang diundang, sejauh ini baru 15 negara yang sudah mengkonfirmasi kehadiran. Namun pihaknya masih menunggu hingga beberapa hari ke depan mengenai konfirmasi kehadiran negara yang diundang. "Adanya negara observer yang mengunjungi Indonesia pada Pemilu 2024, harapannya mampu menunjukkan pada dunia bahwa Indonesia merupakan negara demokrasi yang terbuka," sambungnya.

Ditambahkan pula, untuk monitoring di Desa Penglipuran, pihaknya ingin memastikan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk perjalanan. Khususnya TPS di Desa Penglipuran, pihaknya akan menunjukkan proses pemungutan suara. Sedangkan proses penghitungan suara, rencananya akan diperlihatkan pada salah satu TPS di wilayah Batur, Kintamani tepatnya di jalur Kintamani-Singaraja. 7 esa

Komentar