nusabali

Tokoh Puri Gerenceng Adu Kuat di Pilpres

Adi Ardhana, Susruta dan Ngurah Agung Beda Dukungan Capres-Cawapres

  • www.nusabali.com-tokoh-puri-gerenceng-adu-kuat-di-pilpres

Ngurah Agung yang juga Ketua Umum Paguyuban Hindu-Muslim Bali ini menegaskan siapapun pemenang Pilpres 2024, Puri Gerenceng tetap jadi pemenang

DENPASAR,NusaBali
Pilpres 2024 tidak hanya menjadi ajang tarung antar partai politik. Tokoh-tokoh partai dalam lingkup keluarga juga pertaruhkan pamor politik. Di Puri Gerenceng, Denpasar misalnya, tiga tokohnya yakni Anak Agung Ngurah Adhi Ardhana, Anak Agung Susruta Ngurah Putra dan Anak Agung Ngurah Agung yang beda partai akan adu kuat mendulang dukungan buat Capres-Cawapres masing-masing.

Adhi Ardhana adalah politisi senior PDIP yang saat ini duduk sebagai Ketua Komisi III DPRD Bali. Seperti kita ketahui, PDIP bersama PPP, Perindo dan Hanura adalah parpol pengusung Capres-Cawapres nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Sementara Susruta adalah kakak kandung Adhi Ardhana yang mantan Anggota Fraksi Demokrat DPRD Denpasar yang menyeberang ke Partai Golkar sebagai Caleg DPRD Denpasar di Pemilu 2024. Partai Golkar bersama Gerindra, PAN, Demokrat, PBB, PSI, Gelora serta Partai Garuda adalah pengusung Capres-Cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Sebaliknya, Ngurah Agung adalah politisi Partai NasDem Bali yang kini Caleg DPRD Bali Dapil Denpasar di Pemilu 2024. Mantan kader Partai Golkar Bali ini adalah Wakil Ketua Tim Kampanye Capres-Cawapres nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar di Provinsi Bali. NasDem mengusung Anies-Muhaimin bersama PKS dan PKB.

Susruta kepada NusaBali, Sabtu (5/1) mengatakan, keluarga besar Puri Gerenceng sangat demokratis. Urusan politik diserahkan kepada pasemetonan. “Kami tidak terbelah kalau urusan politik. Siapa memilih partai apa, calon siapa, semuanya hak politik masing-masing,” ujar eks ‘vokalis’ Partai Demokrat di DPRD Denpasar ini.

Susruta mengatakan hampir 200 anggota keluarga besar Puri Gerenceng sudah bisa menyalurkan hak pilih. Namun, tidak ada yang intervensi, karena sudah dewasa dalam berpolitik. “Jadi nggak ada ketegangan. Setiap pemilu berjalan seperti biasa. Yang punya pilihan berbeda sudah paham dan mengerti kok apa yang harus dilakukan,” tegas Susruta.

Sementara Adi Ardhana mengatakan Puri adalah NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia). “Puri juga punya tanggungjawab bagaimana menjadi suara bagi masyarakat. Oleh karenanya, penting bagi kita untuk dapat memilih pemimpin yang terbaik yang tidak meninggalkan pertanyaan masa lalu dan pasti memiki arah dan tujuan bangsa yang kita sepakati yakni amanat reformasi,” ujar Adhi Ardhana, Sabtu (5/1).

Kata Adhi Ardhana, amanat reformasi adalah pemerintahan yang bebas korupsi, kolusi dan nepotisme serta menjunjung tinggi HAM (Hak Asasi Manusia). Untuk itu Adhi Ardhana mendorong agar rakyat lebih cermat menentukan pilihan. “Oleh karenanya Ganjar-Mahfud adalah paling pas,” ujar Adhi Ardhana sedikit berkampanye.   

Sedangkan Ngurah Agung menegaskan adu kuat tokoh Puri Gerenceng tidak saja di ajang Pilpres. Namun juga di ajang Pemilu Legislatif. “Tetapi setiap tahun politik kita terbiasa dengan warna-warni. Pemilu Legislatif kita biasa berkompetisi. Untuk Pilpres kita beda pilihan dan dukungan, ya hal biasa juga,” ujar Ngurah Agung.

Ngurah Agung yang juga Ketua Umum Paguyuban Hindu-Muslim Bali ini menegaskan siapapun pemenang Pilpres 2024, Puri Gerenceng tetap jadi pemenang. “Karena semua tokohnya ada di tiga capres-cawapres. Kalau salah satu menang, ya kemenangan bagi Puri Gerenceng. Kita di Puri Gerenceng sangat demokratis,” tegas Ngurah Agung.n nat

Komentar