nusabali

Setahun Terakhir Kunjungan Wisman Lebih Beragam ke Buleleng

  • www.nusabali.com-setahun-terakhir-kunjungan-wisman-lebih-beragam-ke-buleleng

SINGARAJA, NusaBali - Perkembangan pariwisata Buleleng nampak mengalami pergerakan positif. Setahun terakhir, jumlah kunjungan Wisatawan Mancanegara (wisman) mengalami peningkatan.

Selain itu asal wisman yang berkunjung ke Buleleng pun lebih beragam. Ada wisman dari negara-negara di belahan dunia yang baru terpantau mengunjungi Buleleng.

Data Dinas Pariwisata Buleleng per 22 Desember lalu, jumlah kunjungan wisman selama tahun 2023 sebanyak 422.646 orang. Jumlah ini naik 60,64 persen dari kunjungan wisman pada tahun 2022 yang hanya 166.941 orang. Selain itu jika pada tahun 2022 asal wisman hanya dari 35 negara pada tahun 2023 berasal dari 55 negara.

Kepala Dinas Pariwisata Buleleng I Gede Dody Sukma Oktiva Askara Jumat (29/12) kemarin mengatakan, peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke Buleleng dikarenakan dampak Pandemi Covid-19 sudah berakhir. Wisatawan mancanegara memiliki waktu yang luas untuk berwisata. Selain juga wisman yang datang ke Buleleng banyak mendapatkan informasi melalui kerabat, internet, media sosial termasuk agen-agen perjalanan.

“Kalau melihat dari kunjungan wisman yang masuk di Bandara Ngurah Rai sebanyak 4 juta di bulan November dibandingkan dengan jumlah yang berkunjung ke Buleleng baru hanya 10 persennya. Tetapi pergerakannya sudah sangat positif jika dibandingkan tahun lalu,” ucap Dody.

Dari ratusan wisman yang datang ke Buleleng masih didominasi oleh wisman asal benua Eropa hingga 79 persen. Lalu menyusul wisman asal benua Amerika dan Australia masing-masing 8 persen dan dari benua Asia 5 persen. Mereka rata-rata suka berkunjung ke Buleleng karena keindahan alamnya yang masih asli, makanan murah, pantai yang indah, pertunjukan tradisional, sunset eksotik, pertunjukan lumba-lumba, toleransi yang tinggi hingga tidak terlalu ramai.

Ada 10 Daya Tarik Wisata (DTW) yang menjadi favorit wisman ketiga berkunjung ke Buleleng. DTW Air Terjun Aling-Aling, Pantai Lovina, Air Terjun Banyumala, Brahmavihara Arama Banjar, Air Terjun Banyuwana Amerta, Air Terjun Melanting, Taman Nasional Bali Barat (TNBB), Air Panas Banjar, Pura Beji dan Air Terjun Sekumpul.

Meski demikian Dispar Buleleng mengaku tetap akan mengupayakan langkah promosi yang lebih masif. Terutama melalui platform digital. Selain juga melakukan evaluasi dan mencarikan solusi beberapa masukan dari wisatawan yang masih ditemukan di DTW Buleleng. Seperti jalan menuju DTW yang rusak, supermarket yang masih sedikit, kendaraan umum dan kendaraan online yang terbatas, pengemis, sampah dan toilet yang rusak.7 k23

Komentar