nusabali

Bule Coba Bunuh Diri di Bandara

  • www.nusabali.com-bule-coba-bunuh-diri-di-bandara

Seorang bule Australia, Butler Gregory Lee, 46, bikin heboh calon penumpang Terminal Keberangkatan Internasional Bandara Ngurah Rai Tuban, Kecamatan Kuta, Badung, Selasa (18/7) sore.

MANGUPURA, NusaBali

Masalahnya, bule berusia 46 tahun ini nekat mencoba bunuh diri dengan terjun dari lantai III. Sehari sebelum nekat coba bunuh diri, Butler Gregory sempat bikin onar dengan menggedor-gedor kokpit pesawat yang ditumpanginya, hingga penerbangan terpaksa ditunda.

Kepala Humas Bandara Ngurah Rai, Arie Ahsanurrohim, mengatakan peristiwa bermula Senin (17/7) malam pukul 21.00 Wita, saat Butler Gregory hendak terbang ke Kuala Lumpur, Malaysia menggunakan pesawat Air Asia nomor penerbangan AK 379. Saat pesawat hendak take off, Butler justru menggedor-gedor pintu kokpit pesawat seraya minta turun.

Bule Australia pemegang paspor PA 1324533 ini berdalih ada orang yang hendak membunuhnya. Demi menjaga keselamatan, pilot pesawat yang angkut 149 penumpang itu pun terpaksa Return to Apron (RTA). Setelah RTA, Butler diamankan petugas. Saat dilakukan pemeriksaan, ditemukan obat penurun stres jenis antibiotik di dalam koper Butler.

"Dari temuan awal ini, diduga yang bersangkutan memang stres. Seluruh penumpang pesawat kemarin kami inapkan sementara di Hotel Best Western Kuta dan telah diberangkatkan tadi pagi (kemarin) pukul 07.00 Wita. Sementara turis bersangkutan (Butler) ditahan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut," papar Arie saat dikonfirmasi, Selasa kemnarin.

Setelah turun dari pesawat dan dilakulan pemeriksaan, bule Australia ini dilepas dengan membuat surat pernyataan dari pihak Air Asia agar tidak mengulangi perbuatannya. Namun, dia tidak diikutkan dalam penerbangan tersebut.

Sehari setelah dilepas, Butler Gregory malah kembali berulah di Bandara Ngurah Rai. Selasa sore, bule kelahiran 6 April 1971 ini berjalan di sisi luar pembatas Lantai III Terminal Keberangkatan Internasional Bandara Ngurah Rai. Butler berjalan sembari berteriak-teriak. Bahkan, selama 2 jam Butler mondar-mandir di atas ketinggian belasan meter. Butler mengancam akan bunuh diri dengan melompat dari lantai III.

Petugas yang dikerahkan untuk negosiasi, gagal membunjuk Butler untuk turun. Yang ikut terjun untuk negosiasi, termasuk di antaranya Kapolsek Kawasan Ngurah Rai Kompol Krisna Mahardika, anggota TNI AU, dan petugas bandara. Akhirnya, kemarin petang sekitar pukul 18.00 Wita, seorang wisatawan asal Jerman, Erol Buyuk, berhasil mengajak Butler berbicara untuk mengalihkan perhatiannya.

Saat berbicara dengan wisatawan Jerman itulah, Butler berhasil diamankan petugas. Kapolsek Kompol Krisna Mahardika sendiri yang langsung menarik tubuh Butler bersama beberapa orang lainnya. Selanjutnya, bule yang diduga stres ini dibawa ke Posko Security Terminal Keberangkatan Internasional Bandara Ngurah Rai. Petugas berkoordinasi dengan pihak Konsulat Australia di Bali untuk melakukan pemeriksaan mendalam. "Saat ini, pemeriksaan masih berlangsung. Belum diketahui apa keputusan yang diambil terkait ulah wisatawan Australia ini," jelas sumber tadi.

Saat dikonfirmasi NusaBali secara terpisah tadi malam, Kabid Humas Polda Bali Kombes Hengky Widjaja membenarkan aksi percobaan bunuh diri bule Australia tersebut. Namun, Kombes Hengky tidak merinci pokok persoalan yang dialami Butler Gregory, hingga bikin ulah di bandara. “Pemeriksaan masih berlangsung. Dugaannya, bule ini depresi," ujar Kombes Hengky. *dar,cr64

Komentar