nusabali

Hendak Diamankan Satpol PP, Tujuh Anak Punk Kabur Naik Grab

  • www.nusabali.com-hendak-diamankan-satpol-pp-tujuh-anak-punk-kabur-naik-grab

DENPASAR, NusaBali - Sebanyak tujuh orang anak punk yang hendak ditangkap Satpol PP Kota Denpasar di simpang Jalan Serma Mendra - Jalan PB Sudirman memilih kabur naik Grab Car menuju daerah Badung Selatan, Kamis (14/12). Mereka kabur saat diinterogasi oleh petugas Satpol PP tentang keberadaannya di Kota Denpasar.

Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Denpasar, Nyoman Sudarsana mengungkapkan, petugas Satpol PP Kota Denpasar terjun ke lokasi sekitar pukul 11.00 Wita. Mereka terjun ke lokasi setelah mendapat laporan dari warga yang merasa terganggu dengan keberadaan mereka.

Sampai di lokasi, petugas menemukan tujuh orang laki-laki dengan penampilan anak punk berkumpul di traffic light. "Mereka kami bawa ke pinggir dan kami interogasi. Ini kami lakukan karena ada laporan dari warga yang merasa terganggu dengan keberadaan anak punk tersebut. Langsung kami terjunkan petugas," jelasnya.

Dalam interogasi tersebut, ada negosiasi antara anak-anak punk tersebut dengan petugas. "Kami jelaskan kalau aturannya, mereka dibawa ke Satpol PP untuk dimintai keterangan. Setelah itu kami serahkan ke Dinas Sosial, kalau asalnya dari Jawa mereka akan dipulangkan langsung," ungkap Sudarsana.

Belum selesai menggali data diri ketujuh anak punk tersebut, salah satu dari mereka ternyata sudah memesan Grab Car tanpa sepengetahuan petugas. Setelah Grab yang dipesan datang, mereka buru-buru masuk ke mobil dengan alasan mau melanjutkan perjalanan ke Badung selatan.

Dengan kondisi tersebut, Satpol PP Kota Denpasar tidak menghentikan mereka, sebab bagi Sudarsana mereka merupakan anak-anak yang mampu. "Apalagi sudah bisa memesan Grab artinya kan mereka orang-orang mampu. Penampilan saja seperti itu, jadi kami tidak melakukan tidak lanjut lagi dan mereka bukan orang yang bermasalah dengan sosial. Hanya saja mereka tidak membawa kendaraan sendiri," tandasnya. 7 mis

Komentar