nusabali

Stok VAR di Klungkung Terbatas

  • www.nusabali.com-stok-var-di-klungkung-terbatas

Pada bulan September 2023, ada 42 anjing positif rabies menggigit warga.

SEMARAPURA, NusaBali
Stok vaksin anti rabies (VAR) di Kabupaten Klungkung kian menipis. Penyebabnya, produsen belum mampu memproduksi VAR. Kadis Kesehatan Kabupaten Klungkung drg I Gusti Ayu Ratna Dwijawati mengatakan, stok VAR di Klungkung hanya tersisa 10 vial. 

Sedangkan serum anti rabes (SAR) tersisa 5 vial di gudang farmasi. “Kami masih memiliki anggaran sebesar Rp 212.840.000 untuk pengadaan VAR,” ujar Gusti Ayu Ratna, Rabu (15/11).

Dinas Kesehatan Klungkung berupaya menekan penggunaan VAR dan SAR. Meminta masyarakat untuk menghindari gigitan HPR (hewan penular rabies). “Kami juga berkoordinasi dengan Puskeswan untuk terus menggalakkan vaksinasi rabies,” ujar Gusti Ayu Ratna. Dinas Pertanian Klungkung yang membidangi hewan sedang menggencarkan vaksinasi rabies secara massal maupun mendatangi langsung ke rumah-rumah warga. Kadis Pertanian Klungkung Ida Bagus Gede Juanida mengatakan, populasi anjing di Kabupaten Klungkung sebanyak 21.137 ekor. Sudah divaksin mencapai 16.001 ekor atau sekitar 76 persen lebih. 

Vaksinasi rabies akan terus dilakukan hingga bisa menyentuh 100 persen. “Hingga akhir tahun pasti terpenuhi karena vaksinasi rabies masih terus berlanjut,” ujar Juanida. Tingginya capaian vaksinasi rabies tidak terlepas dari banyaknya kasus gigitan anjing positif rabies di Bali. Menyebabkan pemilik anjing khawatir dan meningkatkan kewaspadaan agar anjingnya dapat vaksin. “Kami melaksanakan vaksinasi di balai banjar dan mendatangi rumah-rumah warga,” ungkap Juanada. 

Kasus gigitan anjing positif rabies di Kabupaten Klungkung pada tahun 2023 cukup tinggi. Pada September, ada 42 ekor anjing positif rabies menggigit warga. Meningkat dibandingkan tahun 2022 lalu dengan 40 ekor anjing. 7 wan

Komentar