nusabali

150 Meter Kubik Air Terbuang Sia-sia

Akibatnya Jalan Uluwatu Tergenang, Arus Lalu Lintas Terganggu

  • www.nusabali.com-150-meter-kubik-air-terbuang-sia-sia

Genangan air itu terjadi karena overflow, sebagai dampak adanya gangguan pada sistem pompa di reservoir Ungasan.

MANGUPURA, NusaBali
Tidak ada tanda-tanda hujan, namun Jalan Raya Uluwatu di Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan yang lokasinya tidak jauh dari Simpang Nirmala, tiba-tiba tergenang air, Kamis (9/11) pagi. Akibatnya pengguna jalan harus ekstra hati-hati, lantaran genangan air hampir sebetis orang dewasa dengan panjang sekitar 180 meter.

Dari pantauan di lapangan, kondisi banjir yang belum surut hingga pukul 09.00 Wita mengakibatkan kemacetan parah terutama bagi pengendara yang hendak menuju ke Objek Wisata Uluwatu dan Pantai Pandawa. “Dari kemarin tidak ada hujan, air ini katanya karena pipa PDAM yang bocor,” kata seorang warga yang enggan menyebutkan nama.

Direktur Teknik Perumda Air Minum Tirta Mangutama Made Suarsa, saat dikonfirmasi tidak menampik adanya banjir di Jalan Raya Uluwatu. Namun, dirinya membantah jika banjir itu terjadi karena kebocoran pipa. Sebab, kata dia, genangan air itu terjadi karena overflow sebagai dampak adanya gangguan pada sistem pompa di reservoir Ungasan. “Bukan karena pipa bocor, itu karena pompa kami sempat mati sekitar pukul 06.00 Wita,” kata Suarsa.

Lebih lanjut dia menjelaskan ketika pompa pendorong itu mati, otomatis di reservoir Ungasan penuh. Namun, pihaknya memastikan sudah menerjunkan tim untuk upaya penanganan.

Sayangnya, dari gangguan tersebut mengakibatkan sekitar 150 meter kubik air bersih terbuang sia-sia dan menggenangi badan ruas Jalan Raya Uluwatu hingga mengganggu arus lalu lintas. Dari pemantauan genangan air mulai surut sekitar pukul 14.00 Wita.

Agar kejadian serupa tidak terulang kembali, Suarsa mengatakan telah berupaya menyiapkan pengadaan pompa tambahan. Menurut Suasra, pompa tambahan tersebut tidak hanya akan digunakan untuk mempercepat proses pengaliran air ke Pecatu, tetapi juga akan berperan penting sebagai cadangan jika terjadi gangguan pada salah satu pompa utama. Dengan adanya pompa tambahan ini, dia berharap ketersediaan pasokan air ke wilayah tersebut dapat dipertahankan secara optimal.

“Sangat penting bagi kami untuk memastikan bahwa pasokan air ke masyarakat tetap stabil dan terjamin. Semoga sebelum akhir bulan ini pompa tambahan itu sudah siap,” harap Suarsa. 7 ol3

Komentar