nusabali

Tangan Dipenuhi Luka Sayatan, Pria Asal Jakarta Barat Ditemukan Tewas di Kamar Kos

  • www.nusabali.com-tangan-dipenuhi-luka-sayatan-pria-asal-jakarta-barat-ditemukan-tewas-di-kamar-kos

"Sesuai hasil olah TKP oleh unit Inafis Polresta Denpasar, korban meninggal diduga karena bunuh diri, namun dalam hal ini motif korban bunuh diri belum diketahui"

DENPASAR, NusaBali
Warga yang tinggal di sekitar Kost VIP Vilage, Jalan Kubu Bias, Denpasar Barat pada Minggu (24/9) siang mendadak geger. Seorang penghuni di kos milik Agus Heri, 49, diketahui bernama Toni, 31, ditemukan tewas. Kedua tangan pria asal Jakarta Barat (Jakbar) itu dipenuhi luka sayatan. Kuat dugaan korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara menyayat pergelangan kedua tangannya. 

Dugaan bunuh diri itu karena pada saat ditemukan kamar korban dikunci dari dalam. Selain itu, di samping tubuh korban ditemukan pisau stainless. Dugaan bunuh diri itu diperkuat oleh kesaksian dari Muspira, 47, yang merupakan penjaga kos. Saksi asal Jember, Jawa Timur itu mengaku sudah tidak melihat korban keluar kamar sejak Kamis (21/9) lalu. 

Peristiwa kematian korban terungkap pada saat kakak ipar korban datang ke lokasi Minggu pagi kemarin sekitar pukul 08.00 Wita. Pada saat itu meminta bantuan kepada Jacksen Wijaya, 34, yang merupakan tetangga korban. Wijaya dimintai bantuan karena korban tidak merespons saat pintu kamarnya diketuk. 

"Karena tak ada respons dari dalam kamar, kakak ipar korban bersama Wijaya memanggil tukang kunci untuk membuka pintu kamar. Mereka curiga terjadi sesuatu terhadap korban karena sudah beberapa hari tidak pernah ada kabar," ungkap Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi, dikonfirmasi kemarin sore. 

Dikatakannya, pada saat tukang kunci datang namun pintu kamar itu tetap tidak bisa dibuka karena terkunci dari dalam. Akhirnya mereka membuka paksa jendela kamar. Saat berhasil masuk lewat jendela, mereka kaget melihat korban telantang di atas kasur dalam kondisi kedua tangan dipenuhi luka sayatan. Kejadian itupun langsung dilaporkan ke Polsek Denpasar Barat. 

Menerima informasi tentang kejadian tersebut, aparat Polsek Denpasar Barat bersama Inafis Polresta Denpasar mendatangi lokasi TKP untuk melakukan langkah-langkah kepolisian, seperti olah TKP, menggali keterangan saksi-saksi, dan mencari petunjuk-petunjuk untuk mengungkap penyebab terjadinya peristiwa tersebut. 

Berdasarkan hasil olah TKP, korban ditemukan dalam posisi tengadah di atas kasur. Kepala ke arah timur laut dalam posisi menggantung di samping kasur. Tangan kiri melintang di atas perut dengan dua luka sayatan. Sementara tangan kanan tertekuk di samping kepala dalam kondisi luka sayat pada pergelangannya. Selain itu ditemukan luka sayatan memanjang di bagian leher. Kedua kaki lurus ke arah barat daya. 

Korban memakai baju kaos warna hitam dan tidak pakai celana. Di kasur dan bantal terdapat bercak darah. Di samping kepala korban ditemukan pisau stainless gagang plastik warna ungu merk Mammon. Di lantai kamar dan kloset ditemukan bercak darah. Selain itu di dalam kamar korban ditemukan obat-obatan antibiotik radang dan batuk.

"Sesuai hasil olah TKP oleh unit Inafis Polresta Denpasar, korban meninggal diduga karena bunuh diri, namun dalam hal ini motif korban bunuh diri belum diketahui. Pada saat ditemukan jenazah tersebut dalam kondisi kaku. Jenazah korban dievakuasi ke RSUP Prof IGNG Ngoerah Denpasar menggunakan ambulans BPBD Kota Denpasar," ungkap AKP Sukadi.7 pol

Komentar