nusabali

Pendeta dan Wartawan Korban Penganiayaan Diperiksa

  • www.nusabali.com-pendeta-dan-wartawan-korban-penganiayaan-diperiksa

DENPASAR, Nusa Bali - Dugaan kasus penganiayaan yang dialami oleh salah seorang pendeta salah satu gereja di Bali berinisial AN dan wartawan berinisial CW terus didalami penyidik Unit V Satuan Reserse Kriminal Polresta Denpasar. Terakhir, pada Selasa (12/9) kedua pria yang mengaku dianiayan oleh orang tak dikenal itu diperiksa penyidik.

Pada pemeriksaan itu CW mengaku dicecar 10 pertanyaan seputar kronologis penganiayaan yang dialaminya pada di salah satu kedai kopi di Jalan Veteran, Denpasar Utara, pada Rabu (6/9) sekitar pukul 18.30 Wita. CW berharap agar para terlapor segera periksa.

Menurutnya otak dari penganiayaan yang dialaminya adalah seorang pendeta berinisial SM. Tujuan penyerangan sebenarnya adalah pendeta AN. Pada saat itu oknum wartawan yang bertugas meliput dari salah satu gereja di Jakarta itu coba melerai. Sayangnya pria setengah abad itu malah diserang.

"Akar masalah ini sebenarnya internal anatara pendeta AN dan SM. Tetapi ini masih sebatas dugaan. Intinya semua bukti saya sudah serahkan kepada penyidik. Biarkan polisi yang bekerja," tutur CW.

Diberitakan sebelumya bahwa sebelum kejadian CW dan AN asyik nongkrong di salah satu kedai kopi di kawasan Jalan Veteran. Tiba-tiba datang enam orang melakukan penyerangan terhadap AN. Pada saat itu pegawai kedai kopi tidak bisa berbuat apa-apa. CW pun memberanikan diri melerai.

Akibat diserang banyak orang CW menderita memar pada dada dan bajunya robek. Tak terima dengan perlakuan itu CW langsung ke Polresta Denpasar untuk buat laporan polisi. 7 pol

Komentar