nusabali

Cetak Rekor Clean and Jerk, Eko Yuli Rebut Medali Emas

  • www.nusabali.com-cetak-rekor-clean-and-jerk-eko-yuli-rebut-medali-emas

JAKARTA, NusaBali - Lifter kebangaan Indonesia, Eko Yuli Irawan sukses memecahkan rekor clean and jerk, sekaligus memastikan medali emas dari cabang olahraga angkat besi SEA Games 2023 Kamboja, di National Olympic, Sabtu (13/5). 

Eko yang turun di keels 61 kg sukses mengangkat 133 kg di angkatan snatch dan 170 kg di clean and jerk. 

Khusus clean and jerk, Eko membuat rekor baru SEA Games. Catatan itu membuat Eko Yuli menggeser catatan rekor wakil Vietnam, dengan angkatan clean and jerk, 169 kg atas nama Thạch Kim Tuấn.

“Alhamdulillah bisa pecah rekor di clean and jerknya, ada di 170 kg. Rasanya yang pasti, perjuangannya berat banget di SEA Games ini. Tapi bisa dapat medali emas itu target utama, masalah rekor tidak kepikiran,” kata Eko Yuli, dalam rilis KOI, Minggu (14/5).

Namun, kata Eko, ketika mengangkat beban 170 kg, dirinya merasa masih memungkinkan sehingga mengangkatnya. Akhirnya pecah rekor, dia mengaku sangat bersyukur. Menurut Eko untuk mengangkat 170 kg di clean and jerk sebenarnya cukup berisiko. Sebab usai SEA Games 2023 Kamboja, masih ada Asian Games, kualifikasi Olimpiade sampai ke Olimpiade Paris 2024 yang jadi target Eko Yuli. Dia mengaku persembahkan medali emas untuk istri, anak, orangtua, keluarga, saudara dan masyarakat Indonesia.

Menurutnya, hasil SEA Games juga jadi ajang evaluasi baginya sebelum ke olimpiade maupun kualifikasi Olimpiade.  Pencapaian Eko Yuli kali ini menambah koleksi medali emas SEA Games menjadi tujuh. Hal itu jga membuat dirinya masih mendominasi angkat besi di Asia Tenggara.

Medali emas SEA Games sebelumnya pernah diraih Eko Yuli di SEA Games 2007 Nakhon Ratchasima, 2009 Vientiane, 2011 Jakarta-Palembang, 2013 Naypyidaw, 2019 Filipina dan 2021 Vietnam. “Alhamdulillah, prestasi ini sangat membanggakan. Semoga sosok Eko ini jadi insipirasi dan motivasi buat atlet lain. Tidak hanya dari cabor angkat besi, tapi juga cabor lainnya,” sebut Lexyndo Hakim Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia. k22

Komentar