nusabali

Panyengker Pura Puseh Abianbase Roboh

  • www.nusabali.com-panyengker-pura-puseh-abianbase-roboh

GIANYAR, NusaBali - Tembok panyengker Pura Puseh Desa Adat Abianbase Kecamatan Gianyar tiba-tiba roboh, Senin (1/5) sekitar pukul 09.00 Wita. Bersamaan dengan robohnya tembok, bangunan bale pasantian juga ikut ambruk.

Tidak ada korban jiwa dari musibah ini. Kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. 

Informasi di lapangan, tembok yang roboh sepanjang sekitar 14 meter. Diperkirakan kondisinya akan mempengaruhi tembok yang total panjangnya sekitar 50 meter. Tembok diduga roboh karena berada persis di samping aliran sungai Abianbase. Bendesa Adat Abianbase, I Dewa Putu Raka menjelaskan, kejadian tersebut diketahui pertama kali oleh warga yang rumahnya berada di sebelah timur pura. Antara pura dan rumah warga ini dipisahkan oleh sungai kecil. 


“Kejadiannya sekitar jam 6 pagi. Saat itu, jro mangku pura diberitahu warga dangin telabah (timur sungai), bahwa panyengker dan bale pasandekan roboh ke sungai,” ujar Dewa Raka. Terkait penyebab bangunan roboh, Dewa Raka tidak bisa memastikan. Selama ini tidak ada tanda-tanda sama sekali. Baik itu retak maupun bangunan goyang-goyang karena pondasinya bermasalah. Pasca kejadian, Dewa Raka telah menggelar rembuk dengan prajuru lainnya, juga meminta pertimbangan dengan pejabat terkait di Pemkab Gianyar. 

Perbaikan diperkirakan membutuhkan biaya Rp 800 juta. “Camat, BPBD, dan Polsek sudah datang ke lokasi. Kami disarankan segera buat proposal ke bupati. Biaya perbaikan sekitar Rp 800 juta karena dasarnya sampai 4 meter,” jelas Dewa Raka. Kepala Pelaksana BPBD Gianyar, Ida Bagus Putu Suamba mengatakan, pasca mendapat laporan langsung turun ke lokasi memastikan tidak ada korban jiwa maupun membahayakan warga. Bidang III BPBD Gianyar melakukan pengumpulan data untuk mencari tahu kerugian yang ditimbulkan. 7 nvi

Komentar