nusabali

Akan Dibangun Kampung Kuliner Laut Khas Serangan

Pemerintah Pusat Kembangkan Potensi Wisata Pulau Serangan di Denpasar Selatan

  • www.nusabali.com-akan-dibangun-kampung-kuliner-laut-khas-serangan

Puluhan pedagang kuliner laut di Serangan saat ini akan dikumpulkan menjadi satu di 'Kampung Kuliner' yang lokasinya lahan sebelah timur Pura Sakenan

DENPASAR, NusaBali
Sebagai kawasan pesisir Pulau Serangan, Kelurahan Serangan, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar dikenal dengan kuliner lautnya. Rumah makan seafood berjejer ketika mulai memasuki wilayah yang dikenal sebagai Pulau Penyu ini. Lurah Serangan Wayan Sukarma mengungkapkan kawasan Pulau Serangan akan mendapat kucuran dana dari Pemerintah Pusat untuk mengembangkan kawasan Serangan yang letaknya bersebelahan dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali.

Salah satu potensi yang akan dikembangkan, yakni wisata kuliner khas Serangan yang identik dengan olahan hasil laut seperti ikan dan rumput laut. Puluhan pedagang kuliner laut di Serangan saat ini akan dikumpulkan menjadi satu di 'Kampung Kuliner'. "Letaknya di lahan Pura Sakenan, di sebelah timurnya," ungkap Lurah Sukarma ditemui di kantornya, Jumat (14/4).

Sukarma mengatakan, pembangunan Kampung Kuliner hanya salah satu saja pengembangan yang dilakukan Pemerintah Pusat di Serangan. Total ada 53 program yang akan dilakukan sampai kelar tahun 2024 nanti. Dua program yang dilakukan pertama kali, yakni revitalisasi Pura Sakenan dan Masjid Ass Syuhada. Keduanya telah direvitalisasi pada tahun lalu bersamaan dengan gelaran KTT G20 di Bali.

"Pusat sudah memberikan anggaran dana Rp 23 miliar lebih. Untuk Kampung Kuliner kita sudah ajukan ke pusat sesuai master plan Bappenas (Badan Perencana Pembangunan Nasional)," ungkap Sukarma. Rencana pembangunan Kampung Kuliner di Serangan juga dikatakan Sekretaris Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Serangan, Wayan Sutarja. Sutarja mengatakan pihaknya telah melakukan pemetaan potensi di Serangan yang bisa dikembangkan untuk membangun Desa Wisata Serangan. Sebagai salah satu desa wisata di Bali, kuliner khas Serangan memang menjadi salah satu potensi yang bisa dikembangkan.

Ia pun sangat senang dengan rencana Pemerintah Pusat mengembangkan potensi Desa Wisata Serangan termasuk pembangunan Kampung Kuliner. "Targetnya 2024 karena itu kemarin Instruksi Presiden yang mengamanatkan," ujar Sutarja. Secara umum, lanjut Sutarja, masih banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan pihaknya untuk mengembangkan Desa Wisata Serangan. Masyarakat Serangan pelan-pelan ingin diberikan kesadaran mengembangkan pariwisata di daerahnya dengan mengacu pada Sapta Pesona.  

Sapta Pesona adalah tujuh unsur yang terkandung di dalam setiap produk wisata serta dipergunakan sebagai tolok ukur peningkatan kualitas produk pariwisata. Sapta Pesona terdiri dari unsur-unsur Keamanan, Ketertiban, Kebersihan, Kesejukan, Keindahan, Keramahan, dan Kenangan. "Untuk pertama saya harapkan masyarakat mulai sadar dengan Sapta Pesona dulu," ujarnya. *cr78

Komentar