nusabali

Gas LPG Bocor, Warung Bakso Terbakar

  • www.nusabali.com-gas-lpg-bocor-warung-bakso-terbakar

DENPASAR, NusaBali - Peristiwa kebakaran menimpa warung bakso Dwi Rasa milik Dwi Dadang Kristiawan, 37, yang terletak di Jalan Waturenggong, Nomor 59, Banjar Sanglah, Desa Dauh Puri Kelod, Kecamatan Denpasar Selatan, Minggu (2/4) sekitar pukul 10.00 Wita. Kebakaran tersebut terjadi diduga akibat gas LPG di dapur warung tersebut bocor.

Peristiwa kebakaran yang terjadi pagi yang sepi itu membuat pemilik Syilvia Printing dan penghuni mes karyawan percetakan itu panik. Lidah api yang menghanguskan warung bakso yang berdempetan langsung dengan percetakan itu mulai menjilat atapnya. Untungnya petugas pemadam kebakaran Kota Denpasar cepat sampai di lokasi kejadian dan segera menjinakkan api. 

Salah seorang karyawan warung, Agus Wahyudi, 30, mengatakan sebelum kejadian dirinya sedang memanaskan kuah bakso di rombong di depan warung. Tak lama setelah itu tabung gas untuk memanaskan bakso mengalami bocor pada regulator dan api langsung membesar karena kompor saat itu sudah nyala. Seketika api merembet ke rombong bakso dan bangunan warung.

“Pada saat itu saya ditarik keluar dari dapur oleh teman-teman saya. Pada saat itu ada dua kompor yang menyala. Satu kompor memasak mie ayam dan satu kompor lainnya untuk memanaskan kuah bakso,” ungkap Agus, saksi yang tinggal di Jalan Waturenggong Gang VIII, Denpasar Selatan ini. 

Sementara pemilik warung, Dwi Dadang Kristiawan mengatakan pada saat kejadian dirinya berada di rumahnya di Jalan Waturenggong Gang VIII, Denpasar Selatan. Korban mengetahui terjadi kebakaran setelah ditelepon oleh karyawannya. 


“Saat saya tiba di TKP, warung sudah terbakar dan sedang dalam penanganan oleh tim Pemadam Kebakaran Kota Denpasar. Sebagian besar barang terbakar,” kata Dadang.

Lain lagi cerita dari penghuni mes karyawan Syilvia Printing yang mengaku bernama Adel. Ibu satu anak asal Nusa Tenggara Timur ini mengaku awalnya mengetahui terjadi kebakaran setelah melihat asap pekat. Dia bersama suami, anak, dan penghuni mes lainnya keluar. Pada saat itu baru mereka tahu asap pekat berasal dari warung bakso di depan mereka terbakar. 

“Kami kaget tiba-tiba ada asap pekat. Saya coba ke luar dan melihat ternyata terjadi kebakaran. Kami langsung ke luar dari dalam mes dan tidak berusaha menyelamatkan barang-barang. Tadi saya lihat di dalam kantor percetakan penuh asap. Untungnya tim pemadam cepat datang,” ucap Adel.

Dikonfirmasi terpisah, Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi mengatakan penyebab kebakaran itu masih dalam penyelidikan. Berdasarkan keterangan dari keterangan saksi yang ada di lokasi kejadian, kebakaran itu akibat tabung gas LPG bocor. 

“Akibat kejadian itu, satu unit bangunan semi permanen yang digunakan untuk warung bakso habis terbakar. Selain itu rombong bakso, dua buah tabung gas, peralatan dapur, delapan buah kursi plastik, dan lainnya hangus,” kata AKP Sukadi. 7 pol

Komentar