nusabali

Pendidikan Harus Simultan di Setiap Tingkatan

  • www.nusabali.com-pendidikan-harus-simultan-di-setiap-tingkatan

MANGUPURA, NusaBali
Pendidikan berkesinambungan pada setiap tahapan menjadi salah satu sorotan pertemuan ratusan kepala sekolah dari 20 provinsi yang diselenggarakan di Bali pada 13-15 Januari lalu.

Ketua Umum Asosiasi Kepala Sekolah Indonesia (AKSI) Dr Asep Tapip Yani MPd mengakui  kerapkali muncul persoalan terkait pengulangan pelajaran SD ke SMP, begitu juga di SMA.  “Pendidikan itu harusnya simultan, masa pra sekolah hingga pasca. Harus ada kebersamaan. Jadi tidak muncul pengulangan pelajaran SD ke SMP, juga SMA. Jadi harus ada perencanaan, tidak melakukan pengulangan materi. Dan tidak lantas saling menyalahkan,” ujar Asep Tapip.

Dengan hadirnya AKSI, kata Asep Tapip, diharapkan pelibatan untuk menghasilkan mutu pendidikan dan pelayanan. Hal ini terkait juga dengan kebijakan kepala sekolah, berikut tugas dan kewenangannya.

Begitu juga dengan masa kepemimpinan kepala sekolah yang sebelumnya dibatasi 2 periode, akhirnya menjadi 4 periode. “Bayangkan saja saat diangkat menjadi kepala sekolah di usia 36, kalau hanya 2 periode berarti di usia masih muda, 44 tahun, sudah selesai,” ujar  Asep yang juga Kepala Sekolah SMKN 13 Bandung, Jawa Barat ini.

Secara psikologi, kata Asep Tapip, guru tidak seperti perguruan tinggi, dimana rektor bisa menjadi dosen biasa. “Tapi kalau kepala sekolah dinilai mengalami penurunan. Hal ini terkait budaya,” ulas Asep Tapip.

Pertemuan 254  kepala sekolah yang tergabung dalam wadah AKSI ini dikemas dalam sebuah Workshop dan Rakernas (Workernas) di Kuta Paradiso Bali. Para kepala sekolah dari berbagai tingkatan tersebut membahas berbagai isu terkait dunia pendidikan, khususnya peran kepala sekolah, sehingga tema yang diangkat dalam Workernas adalah ‘Kawal Generasi Emas 2045’.

“Workshop dan Rakernas AKSI menjadi ajang konsolidasi kepala sekolah seluruh jenjang sekolah di Indonesia,” kata Asep Tapip.

Pada Workernas ini juga dilakukan pelantikan pengurus AKSI Provinsi Riau dan Sumatera Utara. Selain itu pada kesempatan Workernas di Bali ini juga dilakukan kunjungan lapangan ke Jimbaran (Badung), Kintamani, Penglipuran,  (Bangli), dan Ubud (Gianyar). *mao

Komentar