nusabali

Petugas Evakuasi Ular Piton 4 Meter

  • www.nusabali.com-petugas-evakuasi-ular-piton-4-meter

AMLAPURA, NusaBali
Petugas dari Pos Pemadam Kebakaran (damkar)  Kecamatan Selat, Karangasem mengevakuasi ular piton panjang 4 meter, dari kandang ayam di Banjar Gede, Desa Muncan, Kecamatan Selat, Karangasem, Rabu (28/12) pukul 05.10 Wita.

Warga dari Banjar Gede, I Nyoman Subrata,55, yang melaporkan menemukan ular piton melingkar di kandang ayam menyebabkan ayam peliharaannya liar.

Petugas jaga dari Regu 2 I Gusti Lanang Putu Astawa yang menerima laporan itu langsung bergerak ke lokasi kejadian, dengan membawa jepitan berisi pegas, mengenakan pakaian Dinas Pemadam Kebakaran, membawa karung plastik dan selop tangan.

Ular tersebut saat hendak dievakuasi, masih tidur di plafon kandang ayam dengan posisi melingkar dan kepalanya tersembunyi. Sasaran utama melakukan evakuasi, terlebih dahulu mesti mencari kepala dan leher ular.

Setelah kepala dan leher ular terlihat, bagian leher ular tersebut jadi sasaran petugas dengan mengarahkan jepitan, selanjutnya menangkap leher, lalu membentangkan badan ular agar tidak melilit. Saat petugas mengevakuasi ular piton itu melakukan perlawanan, karena piton itu belum dapat mangsa.

Kemudian petugas memasukkan ular piton itu ke karung plastik, lalu mengamankan di Pos Pemadam Kebakaran Selat.

Pemilik kandang I Nyoman Subrata mengatakan, pagi-pagi ketahuan ada piton cukup besar karena ayamnya ribut. "Sebelumnya sering ada ular piton masuk kandang, memangsa ayam, kali ini ukurannya paling besar," katanya.

Sangat memungkinkan ada ular piton masuk kandang, karena rumah dan kandang ayam di dekat jurang dan semak-semak, yang merupakan rumah ular. "Mengevakuasi ular piton itu kami lakukan empat orang, satu orang menjepit leher, kemudian yang bertugas memegang bagian leher dan tiga orang," jelas I Gusti Bagus Winata, petugas Pos Damkar Kecamatan Selat.

Di bagian lain Kadis Pemadam Kebakaran Karangasem I Nyoman Siki Ngurah mengatakan, ular piton tersebut masih tersimpan di pos. "Jika ada warga yang berminat minta ular itu, silakan ambil, jika tidak akan saya lepas liarkan ke habitatnya," jelas Siki Ngurah.

Siki Ngurah mengatakan, ular piton itu sebenarnya tidak berbisa, hanya saja, bahayanya melilit mangsanya hingga remuk kemudian menelannya.

Selama musim hujan, katanya sering ada ular berkeliaran memangsa ternak, dan ayam. Biasanya sasarannya masuk kandang ayam, dan kandang babi, terlebih dahulu sembunyi di kandang sambil memantau calon mangsanya.*k16

Komentar