nusabali

Penonton Trek-trekan Keroyok Pemotor

  • www.nusabali.com-penonton-trek-trekan-keroyok-pemotor

SINGARAJA, NusaBali - Aksi perkelahian kembali terjadi di Buleleng. Kali ini, seorang pemuda bernama Kadek Jeni Saputra dikeroyok oleh sekelompok orang di Jalan Raya WR Supratman, Kelurahan Penarukan, Kecamatan/Kabupaten Buleleng.

Korban pun telah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kota Singaraja, dan kasus ini masih dalam penyelidikan polisi.

Aksi pengeroyokan tersebut terekam dalam sebuah video dan viral di media sosial. Dalam video yang berdurasi 24 detik yang viral itu, tampak seorang pemuda dengan menggunakan jaket motif camo abu-abu dan celana pendek yang sedang melintas dengan sepeda motor diberhentikan di pinggir jalan. Tiba-tiba ia didatangi sekelompok pemuda.

Salah satu dari kelompok pemuda itu kemudian menyerang dengan menendang dan memukul pria berjaket abu-abu tersebut. Lalu sejumlah orang lainnya ikut memukul pria itu. Hingga salah seorang warga sekitar memisahkan perkelahian itu. Dalam video tersebut aksi perkelahian terjadi hingga menutupi setengah bahu jalan dan mengganggu akses kendaraan yang lewat.

Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Sumarjaya mengonfirmasi perkelahian itu terjadi, Minggu (18/12) dinihari sekitar pukul 03.00 Wita di Jalan Raya WR Supratman Kelurahan Penarukan. Pihaknya saat ini tengah melakukan penyeledikan untuk mengetahui orang-orang yang terlibat. Diduga pelaku pengeroyokan tersebut merupakan penonton balap liar atau trek-trekan

Kejadian itu sendiri telah dilaporkan korban. " Korban sudah melapor ke Polsek. Kejadian berawal dari korban melintas di jalan raya kemudian dihadang oleh pelaku bejumlah sekitar lima orang yang sedang menonton trek-trekan langsung memukul korban dengan tangan dan gelas kaca hingga korban mengalami sejumlah luka lebam dan memar di wajah," ujar AKP Sumarjaya, Minggu sore.

AKP Sumarjaya menyebutkan, dari keterangan saat melapor, korban mengaku mengalami aksi pengeroyokan tersebut saat hendak pulang ke rumah. Korban juga mengaku tidak mengetahui, kenapa bisa mengalami pengeroyokan. "Sekarang masih diselidiki siapa-siapa saja yang diduga melakukan pengeroyokan itu," tandas AKP Sumarjaya. *mz

Komentar