nusabali

Jalan Wanagiri Minim Lampu Penerangan Jalan

  • www.nusabali.com-jalan-wanagiri-minim-lampu-penerangan-jalan

MANGUPURA, NusaBali
Kondisi Jalan Wanagiri, Kelurahan Jimbaran masih minim penerangan jalan. Alhasil kondisi jalan saat malam hari cukup gelap, terlebih kondisi lalulintas di jalan itu relatif sepi.

Masyarakat merasa khawatir karena rawan terjadi aksi kriminal. Menurut Kaling Perarudan Jimbaran Ketut Nike, kondisi Jalan Wanagiri memang masih gelap. Hal tersebut membuat masyarakat menjadi takut dan khawatir, karena rawan terjadi aksi kriminal seperti jambret. Untuk itu, pihkanya berharap dapat diatensi khusus oleh instansi terkait, terlebih menjelang KTT G20. Sebab tidak menutup kemungkinan jalur tersebut bisa saja dilalui para delegasi yang ingin berwisata ke Pantai Jimbaran. “Kami harap hal ini dapat diatensi khusus dari OPD terkait, agar kondisi jalan tidak gelap. Sebab ini menyangkut keamanan dan kenyamanan, terlebih jalur itu merupakan jalur pariwisata,” harapnya saat dikonfirmasi, Selasa (20/9).

Menganggapi hal ini, Kabid Sarana dan Prasarana (Sarpras) Dishub Kabupaten Badung Gede Suastika, mengaku akan mengecek usulan masyarakat Jimbaran tersebut. Apakah usulan itu sudah masuk ke dalam sistem atau belum. Jika usulan itu masuk usulan di tahun 2022, maka dapat segera direalisasikan dengan menggunakan dana APBD Perubahan. “Kami akan cek data dulu untuk memastikan usulan itu, apakah masuk di tahun 2022 atau tahun 2023,” ucapnya.

Dijelaskan, pengadaan sarana dan prasaran fasilitas umum dilakukan mengunakan APBD dengan dua mekanisme. Baik itu melalui usulan Pokli (kelompok ahli) atau aspirasi masyarakat melalui Musrenbang. Semua usulan yang masuk, lanjut Gede Suastika akan ditelaah terlebih dahulu oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), untuk kemudian diverifikasi dan dilakukan peninjauan kondisi di lapangan oleh Dishub. Setelah itu baru kemudian Dishub akan menyusun Rencana Kerja dan anggaran (RKA) dan pembuatan Detail Engineering Design (DED), kemudian dilaksanakan proses lelang pengerjaan.

“Kalau itu masuk usulan tahun 2022, biasanya di pertengahan tahun sudah bisa dilakukan lelang pengerjaan. Namun hal itu tentu nantinya akan disesuaikan dengan kondisi anggaran,” kata Gede Suastika. *dar

Komentar