nusabali

Minyak Goreng Mahal, Keuntungan Tipis

  • www.nusabali.com-minyak-goreng-mahal-keuntungan-tipis

AMLAPURA, NusaBali
Pedagang gorengan tetap eksis seolah tidak terpengaruh harga minyak goreng yang mahal di pasaran. Harga minyak goreng di Karangasem Rp 25.000 per liter.

Mereka tetap bisa jualan dengan harga yang sama, namun keuntungannya tipis. Pedagang pisang goreng, Ni Made Wahyuni, mengaku tak mungkin beralih menjual produk lain karena sudah punya langganan. Pedagang di Pasar Pagi Subagan ini jualan pisang goreng dari pukul 05.00 Wita-10.00 Wita. “Saya tetap jualan pisang goreng walau harga minyak Rp 25.000 per liter. Kanggoang keuntungannya tipis,” ungkap Wahyuni, Jumat (25/3).

Pedagang nasi kuning, Bik Salama, dari Banjar Kecicang Islam, Desa Bungaya Kangin, Kecamatan Bebandem juga tak terpengaruh dengan kenaikan harga minyak goreng. “Saya setiap hari menggunakan minyak goreng untuk memasak tempe dan ayam. Setiap memasak menghabiskan sekitar 2 liter minyak. Biaya bahan baku meningkat, keuntungan dikurangi,” jelas Bik Salama. Sementara pedagang minyak goreng, Ni Kadek Ayu, asal Banjar Tanah Ampo, Desa Ulakan, Kecamatan Manggis, mengakui sejak dua minggu ini harga minyak goreng terus naik. Awalnya Rp 15.000 per liter, kemudian Rp 20.000 per liter, kini Rp 25.000 per liter. “Saya beli mahal, jual pun mahal. Untungnya tidak seberapa, per 2 liter hanya Rp 2.000,” kata Ayu. *k16

Komentar