nusabali

Kawanan Kera Pecahkan Genting di Pura Silayukti

Kera bongkar genting untuk cari telur burung

  • www.nusabali.com-kawanan-kera-pecahkan-genting-di-pura-silayukti

AMLAPURA, NusaBali
Kawanan kera berkeliaran di areal Pura Dang Kahyangan Silayukti, Banjar Segara, Desa Padangbai, Kecamatan Manggis, Karangasem. Kawanan kera itu tak hanya berlompatan di pepohonan, juga berlarian di atap bangunan kawasan pura.

Akibatnya, genting yang diinjak kawanan kera terjatuh dan pecah. Saat hujan terjadi kebocoran, kerusakan pun tambah parah. Desa Adat Padangbai sudah tiga kali memperbaiki genting yang rusak.    Pamangku Pura Dang Kahyangan Silayukti, Jro Mangku Gede Antara, bersama Bendesa Adat Padangbai I Komang Nuriada berencana mohon bantuan ke Gubernur Bali untuk perbaikan atap bangunan dengan menggunakan spandek. “Wantilan, pasraman pamangku, balai pasandekan, balai piasan yang beratap genting semuanya dirusak kawanan kera liar,” ungkap Jro Mangku Gede Antara, Jumat (21/5). Jro Mangku Gede Antara punya ide menangkarkan kawanan kera sehingga tidak lagi merusak bangunan di sekitar pura.

Penangkaran kera rencananya dibangun di lahan seluas 4 are. Caranya, dengan membuat pagar kawat besi dan seluruh kera dimasukkan ke dalam penangkaran itu. “Hanya saja biaya pakan kera tidak ada,” katanya. Dikatakan, pangempon pura sudah tiga kali memperbaiki bangunan yang rusak akibat ulah kawanan kera liar. Kawanan kera itu membongkar genting untuk cari telur burung gereja yang bersarang di balik genting. “Mudah-mudahan setelah perbaikan dengan menggunakan spandek, kawanan burung kesulitan bersarang dan gerombolan kera tidak lagi merusak bangunan,” katanya.

Pamangku lainnya, Jro Mangku Wayan Darma dan Jro Mangku Wayan Marsa, juga mengharapkan ada bantuan untuk mengganti atap genting dengan spandek. Dijelaskan, Desa Adat Padangbai selama ini mengusir kawanan kera dengan menghidupkan loudspeaker. Dengan cara itu, kawanan kera sempat menjauh. Namun cara itu kurang efektif karena populasi kera banyak dan terus bertambah. Syukurnya, kawanan kera liar itu belum pernah mengganggu pamedek. Saat ada pamedek, kawanan kera menjauh. Selama pujawali di Pura Dang Kahyangan Silayukti kawanan kera tidak terlihat walau banyak makanan. * k16

Komentar