nusabali

6500 Anggota HPI Bali Siap Divaksin

  • www.nusabali.com-6500-anggota-hpi-bali-siap-divaksin

HPI berharap pasca vaksinasi akan memulihkan kepercayaan terhadap pariwisata Bali

DENPASAR,NusaBali

Sebanyak 6500 anggota Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Bali siap divaksin. Kesiapan tersebut sebagai dukungan terhadap program Pemerintah dalam menanggulangi pandemi Covid-19, salah satunya melalui vaksinasi anti Covid-19. Harapannya pasca vaksinasi ada dampak nyata, yakni pulihnya kepercayaan terhadap pariwisata Bali.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) HPI Bali I Nyoman Nuarta SH, memastikan kesiapan anggotanya untuk divaksin.

"Sebagai garda terdepan pariwisata Bali, anggota HPI siap divaksin, " tegas pria yang juga pengacara ini.

Kata Nuarta, tidak saja dalam konteks profesi, namun dalam program-program riil yang bertujuan membangkitkan dan memulihkan pariwisata Bali, HPI tak basa-basi untuk mendukung.

"Tak semata untuk HPI, tetapi untuk kepentingan ekonomi dan pariwisata Bali secara keseluruhan," tegasnya.

Bagi HPI Bali, pandemi Covid -19 yang telah berlangsung setahun benar-benar membuat pariwisata Bali terpuruk. Praktis hampir seluruh anggota HPI kehilangan pekerjaan sebagai pemandu. Hal itu karena hampir tidak ada wisatawan khususnya wisman yang datang ke Bali untuk berwisata.

"Boleh dikatakan anggota kehilangan profesi sebagai pemandu," ujarnya. Hal itu karena Bali zero wisatawan/wisman sejak pandemi merajam.

Untuk menghidupi keluarganya, lanjut Nuarta anggota HPI berusaha dengan cara masing-masing. Ada yang berjualan atau berdagang di atas mobil, bertani, hingga jadi buruh bangunan serta pekerjaan serabutan lainnya.

Program vaksinasi ini, harap Nuarta, akan memulihkan trust atau kepercayaan masyarakat wisata internasional, bahwa Bali aman dikunjungi, karena sudah menerapkan protokol kesehatan atau CHSE dan vaksinasi anti Covid-19.

Khusus untuk program vaksinasi ini, kata Nuarta, tentu beririsan nanti dengan rencana atau program Free Covid Corridor(FCC) oleh Pemerintah yakni Kementerian Pariwisata dan Ekonomi  Kreatif (Kemenparekraf).

Untuk diketahui FCC tersebut merupakan salah satu upaya untuk bisa mendatangkan wisman ke Bali. Wisman yang dibolehkan masuk ke Bali adalah wisman yang sudah dinyatakan bebas Covid oleh pemerintah asal negaranya.

Wisman yang telah bebas Covid -19 itulah yang boleh masuk dan berakitivitas di Bali. Namun tetap diawali pengecekan kesehatan dan pemeriksaan antigen ketika masuk Pulau Dewata.

Hal itu terungkap usai pertemuan Menparekraf Sandiaga Uno dengan Wagub Bali Tjokorda Artha Ardhana Sukawati atau Cok Ace, Kepala BI Bali Trisno Nugroho, Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Bali Ida Bagus Agung Partha Adnyana dan pihak terkait lain di Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Bali, Jalan Letda Tantular, Denpasar (Kamis, 28/1). *K17

Komentar