nusabali

Pecah Ban, Grand Max Terguling di Tol

  • www.nusabali.com-pecah-ban-grand-max-terguling-di-tol

Beruntung, tidak ada kendaraan lain yang melintas sejajar dengan mobil grandmax apes itu, sehingga tidak memicu korban.Beruntung, tidak ada kendaraan lain yang melintas sejajar dengan mobil grandmax apes itu, sehingga tidak memicu korban.

MANGUPURA, NusaBali
Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Tol Bali Mandara pada, Sabtu (7/12) pagi pukul 09.50 Wita. Mobil Daihatsu Grand max jenis pick up yang dikendarai Hari Mulia, 30, ini terguling dan melintang di tol. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden itu. Dugaan awal, kecelakaan tunggal disebabkan mobil naas yang mengangkut muatan ayam potong itu mengalami pecah ban. Walhasil, sang pengemudi tidak bisa mengendalikan laju kendaraan hingga terguling.

Humas Jasa Marga Bali Tol, I Putu Gandhi Ginarta, membeberkan, insiden kecelakaan tunggal tersebut terjadi saat mobil Grandmax dengan nomor polisi DK 9918 AY bergerak dari arah pintu Tol Benoa menuju ke pintu Tol Nusa Dua, Badung. Namun, saat melintas di KM 3B, mobil yang dikemudikan oleh pria yang tinggal di Jalan Surabi, Kesiman, Denpasar Timur ini hilang kendali. Penyebabnya lantaran ban sebelah kiri bagian depan mobil pecah. 

"Karena melaju dengan kecepatan sedang, sopir tidak bisa mengendalikan laju mobil. Sehingga, oleng ke kiri dan langsung terguling," terangnya saat dikonfirmasi, Sabtu (7/12) sore. Mobil yang tidak bisa dikendalikan itu kemudian menabrak beton pembatasan sebelah kiri dan langsung terguling. Beruntung, tidak ada kendaraan lain yang melintas sejajar dengan mobil grandmax apes itu, sehingga tidak memicu korban. 

Pengemudi juga hanya mengalami luka lecet di tangan dan ditangani di lokasi. Bangkai mobil itu pun dievakuasi menggunakan mobil derek untuk keluar dari tol. "Kalau saat kejadian memang kondisinya sepi. Sehingga aktivitas tidak terlalu terganggu. Kalau korban jiwa tidak ada, pengemudi mobil Grandmax hanya lecet dan shock saja," akunya

Disinggung terkait kontur aspal yang bergelombang serta tiupan angin yang kencang? Gandhi mengaku bahwa kondisinya semua baik dan aman bagi pengendara. Kecelakaan itu murni karena hilang kendali alias out of control (OC) yang disebabkan pecah ban. "Tidak ada faktor lain. Ya, karena pecah ban saja. Guna mengantisipasi gangguan di tol, bangkai mobil sudah di ke lokasi penampungan mobil didekat lokasi pintu tol Benoa," akunya. 7 dar

loading...

Komentar