nusabali

Maju Cawabup Jalur Independen

Gagal di Pileg, Sundayana Tarung di Pilkada Buleleng

  • www.nusabali.com-maju-cawabup-jalur-independen

Soal sosok Sundayana sebagai calon pendampingnya, Agung Wiranata menyebut sangat layak dari segi ketokohan dan juga potensi kepemimpinannya yang cukup berpengaruh

SINGARAJA, NusaBali
Pertarungan politik Pilkada Buleleng bakal berlangsung seru. Adalah I Made Sundayana, kader PDI Perjuangan (PDIP) yang gagal meraih kursi DPRD Buleleng di Pileg 2024, bakal tarung melalui jalur independen di Pilkada Buleleng  27 November 2024 mendatang. Sundayana akan berada diposisi bakal calon wakil bupati (Cawabup) Buleleng. Sementara sebagai pasangannya adalah Anak Agung Wiranata Kusuma di posisi Calon Bupati. 

Anak Agung Wiranata sendiri diusung oleh Relawan Bali Dwipa Sakti. Jika pasangan Wiranata-Sundayana ini terwujud, maka kemunculan pasangan cabup-cawabup independen akan terulang di Pilkada 2024. Sebelumnya, Cabup-Cawabup jalur independen muncul di Pilkada Buleleng 2017. Saat itu, pasangan Dewa Nyoman Sukrawan- Gede Dharmawijaya muncul dan melawan incumbent yang diusung PDI Perjuangan, Putu Agus Suradnyana- Nyoman Sutjidra. Walaupun tumbang, pasangan Dewa Sukrawan-Dharmawijaya mampu memberikan perlawanan maksimal. 

Nah, Sundayana sendiri adalah kader PDI Perjuangan yang maju sebagai Caleg DPRD Buleleng di Daerah Pemilihan (Dapil) 3 Kecamatan Kubutambahan. Namun Sundayana belum berhasil lolos meski telah mengantongi 4.653 suara. 

Dihubungi via telepon Sabtu (14/4) kemarin, Sundayana tak menampik jika saat ini sedang mengumpulkan syarat pendaftaran sebagai bakal calon independen. Bahkan dari syarat KTP pendukung yang harus disetor ke KPU Buleleng sebanyak 45.000 sudah terpenuhi 99 persennya. 

Menurut Sundayana, keputusan untuk maju mencalonkan diri menjadi bakal calon kepala daerah sah-sah saja. Sebab undang-undang mengatur seluruh warga negara memiliki kesempatan sebagai peserta Pemilu atau Pilkada. Namun keputusannya untuk menempuh jalur independen, bukan berarti partai politik tidak bagus. Sundayana menyebut niatnya hanya satu, ingin berkontribusi membangun Buleleng. 

“Saya siap-siap saja dan ada niat mengabdi dan bangkitkan potensi di Buleleng. Kalau misal partai (PDI Perjuangan,red) melirik saya monggo-monggo saja. Tapi yang jelas intinya kalau tidak dilirik partai, saya punya peluang untuk membangun Buleleng lewat calon perseorangan,” kata pendiri STIKES Buleleng ini. 

Politisi asal Desa/Kecamatan Kubutambahan ini menyebut aspirasi masyarakat yang mendukungnya maju di Pilkada Buleleng sudah bergerak masif. Bahkan, sampai saat ini dukungan persyaratan berupa 45.000 KTP terverifikasi dari pendukung sudah mencapai 99 persen. Dia menyebut dukungan yang datang mengalir begitu saja. Namun Sundayana sebagai pendiri perguruan tinggi kesehatan memiliki dukungan massa dari unsur dosen dan mahasiswanya. Selain itu, dia adalah purnawirawan TNI AD, yang juga punya banyak koneksi. “Tetapi bukan berarti saya sombong, ya tapi kita selalu berusaha dan berupaya maksimal,” kata Sundayana. 

Ditanya soal rumor akan dipasangkan dengan Anak Agung Wiranata Kusuma yang juga akan maju dijalur independen, Sundayana pun menyebut hal tersebut sah-sah saja. Bahkan dia juga membenarkan jika dipasang di posisi bakal Calon Wakil Bupati (Cawabup). 

“Deklarasi belum ada, masih aspirasi masyarakat. Kalau sudah ada dukungan pasti kita juga senang. Tapi memang sudah ada mengarah ke sana (Cawabup),” beber Sundayana. 

Sementara Anak Agung Wiranata Kusuma dikonfirmasi terpisah menyebut keputusannya untuk maju di jalur independen karena dukungan dan permintaan masyarakat. Dia pun menyerahkan kepada relawannya untuk bergerak mendulang dukungan termasuk mencarikan bakal Cawabup yang dianggap layak. 

“Dari awal mereka (relawan,red) datang ke saya, mereka bergerak sendiri mencari dukungan. Ya terserah saja mau dipasangkan sama siapa ya diikuti saja,” ungkap Agung Wiranata.

Soal sosok Sundayana sebagai calon pendampingnya, Agung Wiranata menyebut sangat layak dari segi ketokohan dan juga potensi kepemimpinan yang cukup berpengaruh. Secara langsung Agung Wiranata belum dapat bertemu dengan Sundayana, untuk membahas khusus soal duet di jalur independen. k23

Komentar