nusabali

SMPN 4 Singaraja Luncurkan Sistem Informasi Manajemen

Tunjukkan Akuntabilitas dan Transparansi Sekolah

  • www.nusabali.com-smpn-4-singaraja-luncurkan-sistem-informasi-manajemen

SINGARAJA, NusaBali - Sistem Informasi Manajemen Sekolah diluncurkan SMPN 4 Singaraja bertepatan dengan puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45, Sabtu (17/2). Sistem informasi tersebut selain mengadaptasi ke sistem digital, juga sebagai bentuk akuntabilitas dan transparansi sekolah kepada masyarakat.

Kepala SMPN 4 Singaraja, Putu Budiastana mengatakan, aplikasi yang diberi nama Sipraja (Sistem Informasi SMPN 4 Singaraja) ini merupakan sistem informasi manajemen sekolah yang biasa diakses secara bebas. Total ada 12 fitur yang dilengkapi dengan berbagai data sekolah.
 
“Melalui sistem informasi ini masyarakat bisa mengetahui segala bentuk data sekolah. Mulai dari program kegiatan, penggunaan dana bos, data base sekolah seperti inventaris barang, guru pengajar, e-perpustakaan, hingga ekstrakurikuler, prestasi siswa semuanya ada dalam satu sistem,” kata Budiastana.
 
Menurutnya, aplikasi sistem informasi ini dirancang untuk menyesuaikan tuntutan pendidikan di era digitalisasi. Selain juga mempermudah layanan akses informasi kepada warga sekolah dan masyarakat.
 
Di usia 45 tahun SMPN 4 Singaraja ini, Budiastana mengatakan kedepannya terus melakukan evaluasi dan perbaikan program-program yang belum berjalan maksimal. Salah satunya program penguatan profil pelajar Pancasila yang diharapkan dapat menguatkan karakter siswa untuk menjadi tujuan pendidikan.
 
Sementara itu, Sekretaris Disdikpora Buleleng Ida Bagus Gde Surya Bharata menyampaikan sistem informasi digital yang dirilis  beberapa SMP di Buleleng untuk mengimplementasikan program digitalisasi pendidikan. Masing-masing sekolah dalam penyiapan data base sekolah baik melalui aplikasi playstore atau memanfaatkan web, disiapkan oleh SDM guru Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Buleleng.
 
“Ini bertahap disiapkan masing-masing sekolah untuk memindahkan pola manual ke digital. Ruang-ruang digital ini dimanfaatkan maksimal untuk menyimpan data dan mengefektifkan paperless,” ungkap Surya Bharata.
 
Menurutnya, Disdikpora Buleleng memberikan ruang seluasnya kepada sekolah untuk berkreasi dan mengoptimalisasi potensi yang ada di sekolah. Seluruh sekolah di Buleleng diharapkan saling berkolaborasi, tidak berkompetisi. Praktek baik dari sekolah satu dapat diadaptasi dan diterapkan sesuai dengan kondisi sekolah masing-masing.7 k23

Komentar