nusabali

Catut Nama Jokowi, Dua WNA Ditangkap

  • www.nusabali.com-catut-nama-jokowi-dua-wna-ditangkap

Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menangkap dua warga negara asing (WNA), pelaku pembuat e-mail yang mengatasnamakan Presiden Joko Widodo di media sosial.

JAKARTA, NusaBali
"Sudah ditangkap ya kemarin," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono di Jakarta, Rabu (19/7). Meski demikian, Argo tidak membeberkan kronologi penangkapan, termasuk identitas kedua pelaku dan negara asal keduanya.
 
"Saya belum dapat informasi lengkapnya. Yang penting sudah membenarkan dulu," ujarnya. E-mail yang mengatasnamakan Jokowi sempat membuat heboh kalangan Istana. Surat elektronik itu tak hanya beredar di media sosial, tapi juga dikirimkan ke sejumlah instansi BUMN. Pengirim surat tersebut menggunakan alamat atau akun email dengan nama [email protected].
 
Surat tersebut seolah-olah berasal dan ditandatangani Presiden Jokowi. Salah satu surat tersebut ditujukan kepada Komisaris PT Pembangunan Perumahan Andi Gani Nena Wea. Isinya, permintaan dukungan kepada Jokowi dalam menghadapi Pemilihan Umum 2019 mendatang.
 
Dalam surat itu, Jokowi disebut meminta penerima surat membalas email. Surat itu bahkan mencantumkan nomor WhatsApp dan email pribadi Jokowi. Menanggapi surat yang beredar tersebut, Juru Bicara Presiden Johan Budi menegaskan, Presiden Joko Widodo tidak memiliki akun e-mail [email protected].
 
"Presiden tidak memiliki akun email baik resmi maupun pribadi dengan nama [email protected]," kata juru dalam keterangan tertulisnya seperti dilansir cnnindonesia. Istana berharap klarifikasi tersebut bisa meluruskan kesalahpahaman di masyarakat sekaligus untuk meluruskan informasi yang beredar.
 
"Presiden maupun pihak istana tidak pernah mengeluarkan surat seperti itu. Surat tersebut dipastikan adalah hoax," kata Johan. *

Komentar