nusabali

Nelayan Tanah Ampo Dilatih Perbaiki Mesin Kapal

  • www.nusabali.com-nelayan-tanah-ampo-dilatih-perbaiki-mesin-kapal

AMLAPURA, NusaBali - Nelayan Tanah Ampo, Karangasem, kini bisa memperbaiki mesin kapal mereka sendiri berkat pelatihan yang diberikan oleh Pertamina.

Pelatihan ini diberikan oleh Pertamina dalam rangka mendukung kesejahteraan nelayan Tanah Ampo. Nelayan Tanah Ampo sebelumnya kesulitan memperbaiki mesin kapal mereka karena bengkel terdekat berada di kabupaten tetangga, Klungkung, yang berjarak sekitar 12 kilometer.

Pelatihan ini diikuti oleh 10 nelayan terpilih yang merupakan perwakilan dari masing-masing Kelompok Usaha Bersama (KUB) dari empat KUB yang ada di Tanah Ampo, Desa Ulakan, Kecamatan manggis. Nelayan tersebut nantinya akan menjalankan dan memanajemen kegiatan ‘Bengkel Pertamina Sahabat Nelayan’ di Tanah Ampo.

Pelatihan ini berlangsung selama 10 hari mulai 20 November hingga 1 Desember 2023 dan memberikan keterampilan tentang teknik perawatan mesin diesel secara berkala dan overhaul engine.

Komang Gelgel, salah satu nelayan Tanah Ampo yang mengikuti pelatihan, mengaku sangat terbantu dengan adanya pelatihan ini. “Setiap kali mesin kami rusak, kami selalu membawa mesin ke Kusamba di Klungkung yang jaraknya lebih kurang 12 kilometer dari Tanah Ampo. Melepas mesin kapal lalu membawanya dengan sepeda motor ke Kusamba. Namun setelah adanya bengkel nelayan ini, kami sangat terbantu, kami hanya tinggal menyandarkan kapal kami dan menghemat pengeluaran kami juga,” terang Komang Gelgel.

Ahad Rahedi, Area Manager Comm., Rel. & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, mengatakan bahwa pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan nelayan Tanah Ampo.

“Dengan adanya kolaborasi PT Pertamina Patra Niaga dan PT Pertamina Lubricants ini, harapan kami kesejahteraan nelayan di Tanah Ampo bisa meningkat terutama peningkatan pendapatan rumah tangga para nelayan. Keberadaan Bengkel Pertamina Sahabat Nelayan Tanah Ampo ini tidak hanya bisa memudahkan nelayan Tanah Ampo tetapi juga memudahkan nelayan-nelayan di Karangasem untuk memperbaiki dan merawat mesin kapal mereka,” tutup Ahad.7mao

Komentar