nusabali

Perseden Langsung Tampil di Liga 3 Nasional

  • www.nusabali.com-perseden-langsung-tampil-di-liga-3-nasional

DENPASAR, NusaBali - Tim Perseden Denpasar dipastikan akan langsung tampil di Kompetisi Liga 3 tingkat nasional pada April 2024. Laskar Catur Muka julukan dari Perseden langsung berlaga di tingkat nasional dan tanpa kualifikasi, karena sebelumnya menjadi juara zona Provinsi Bali pada 2022.

"Tahun sebelumnya Liga 3 Zona nasional kan tidak diputar, makanya untuk tahun ini yang juara tahun sebelumnya langsung otomatis menjadi wakil Bali di tingkat nasional," ucap Sekretaris Askot PSSI Denpasar, Made Witarka, Rabu (4/10). 

Menurut Witarka, informasi itu didapatkan saat pembagian grup peserta Piala Soeratin kelompok umur (KU) 13 tahun, 15 tahun, dan KU 17 tahun. Perseden yang juara Liga 3 musim sebelumnya tanpa harus melewati babak kualifikasi lagi, karena saat itu tidak sempat tampil di nasional sebagai wakil Bali. Saat itu Liga 2 dan Liga 3 tingkat nasional dihentikan PSSI. Bahkan peserta kompetisi Liga 1 tanpa degradasi dan promosi. 

Dengan demikian, kata Witarka, tim lama masih diberi kesempatan tampil di level nasional. Dengan situasi seperti itu, kata Witarka, pihaknya harus bergerak cepat merekrut pemain. Dari informasi yang diterima, untuk di level nasional akan ada 80 tim yang ambil bagian dan dibagi menjadi 20 grup. Perseden saat ini masih menunggu pembagian grup yang akan dilakukan pada April 2024. 

"Kita antisipasi pemain keburu diambil oleh tim lain, makanya kita agendakan seleksi pada 23 Oktober di Kompyang Sujana Denpasar untuk pemain Perseden Denpasar tingkat nasional. Makanya mendahului mencari pemain," tandas Witarka. 

Sementara itu Eksekutif Committe (Exco) Asprov PSSI Bali, Bidang Kompetisi Putu Sugidarman juga mengakui ada informasi bahwa PSSI Pusat memutuskan jika Perseden Denpasar memulai kompetisi Liga 3 langsung tingkat nasional, jadi tidak melalui kompetisi dari Provinsi lagi. 

Sugidarman yang juga mantan Sekum Askot PSSI Tabanan mengatakan, hanya saja untuk di tingkat nasional nanti peserta akan lebih banyak. Menurutnya, seperti wakil Jawa Timur karena pesertanya sangat banyak di tingkat provinsi, dirinya memakai hitungan koefisien. Jawa Timur mendapatkan kuota lima tim di tingkat nasional, sedangkan Bali tetap hanya diwakili satu tim. dek

Komentar