nusabali

Dua Lifter PON Masuk Puslag

  • www.nusabali.com-dua-lifter-pon-masuk-puslag

GIANYAR, NusaBali - Pengurus Kabupaten Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) Gianyar mulai menggelar Pusat Latihan Atlet Gianyar (Puslag). Total 16 atlet, baik dari angkat besi dan angkat berat masuk dalam program itu. Dari total itu, ada dua atlet PON Bali masuk program unggulan KONI Gianyar itu.

Ketua Pengkab Angkat Besi Gianyar, Wayan Bun Setiady menerangkan, Puslag sudah dilaksanakan sejak April. Total ada 16 atlet, baik dari angkat besi maupun angkat berat yang masuk dalam program itu. Untuk para atlet itu nantinya akan mewakili Gumi Seni di berbagai kejuaraan, termasuk Porprov Bali 2025. 

"Puslag sudah mulai April lalu. Ada delapan atlet angkat besi dan delapan atlet angkat berat. Semuanya sudah menjalani program Puslag," kata Bun Setiady, Senin (20/5), Menurut Setiady, dari keseluruhan itu ada dua atlet anggota kontingen Bali dalam PON XXI/2024 di Aceh dan Sumatera Utara. Yakni Mathius Handika Kelas 59 yang meraih perak Pra PON dan Alfian Sakti Pamungkas kelas 66 peringkat 6 saat Pra PON. Dia berharap program unggulan KONI Gianyar itu dapat memaksimalkan potensi para atlet.

"Kalau yang masuk PON itu ada dua orang. Jadi, mereka juga masuk Puslag dan sudah nyaris dua bulan ini mengikuti program itu," kata Bun Setiady, yang juga Ketua Umum Pengprov PABSI Bali ini.

Wakil Sekertaris KONI Gianyar ini juga mengatakan, atlet yang tidak masuk PON tentu digodok untuk Porprov Bali 2025 dan berbagai kejuaraan lainnya. Tapi yang pasti, ke 16 atlet yang masuk Puslag itu sudah melewati berbagai rangkaian seleksi. Bahkan, proses monitoring dan evaluasi sudah dilakukan di setiap proses latihan para atlet. 

"Kalau Puslag itu sudah jalan. Kita bahkan sudah dua kali Monev (monitoring dan evaluasi). Jadi sudah jalan," katanya memastikan. Bun Setiady pun berharap, masuknya para atlet itu di Puslag dapat memaksimalkan performa dan potensi mereka menjelang kejuaraan. Sehingga mengharumkan nama Gianyar maupun Bali. 

"Program ini jalan secara berkesinambungan. Jadi, ini untuk menempa atlet yang mewakili Gianyar dan Bali," pungkas Wayan Bun Setiady.dar

Komentar