nusabali

Putu Arya Gunawan, Mantan Birokrat Nyaleg ke DPRD Provinsi Bali

  • www.nusabali.com-putu-arya-gunawan-mantan-birokrat-nyaleg-ke-dprd-provinsi-bali

SINGARAJA, NusaBali.com – Putu Arya Gunawan, seorang tokoh yang memiliki latar belakang luar biasa dalam birokrasi, sekarang mencalonkan diri sebagai calon legislator DPRD Provinsi Bali dari Daerah Pemilihan (Dapil) Buleleng.

Putu Arya Gunawan memiliki latar belakang berbagai jabatan birokrasi, termasuk Sekretaris KPU Bali, Kepala Inspektorat Wilayah Kabupaten (Itwilkab) Buleleng, dan bahkan pernah menjabat sebagai Camat Buleleng. 

Mengapa memutuskan untuk beralih ke politik praktis dan mencalonkan diri sebagai calon legislator, Putu Arya menyebut karena dorongan untuk berorganisasi dan keinginan untuk menghapus praktik politik yang merugikan masyarakat.

"Saya mantan birokrat, dengan begitu saya senang berorganisasi. Ada beberapa organisasi di Kabupaten Buleleng khususnya pernah saya pimpin. Dan sampai saat ini juga saya masih aktif dalam beberapa organisasi sosial seperti Pemuda Pancasila dan Putra-Putri Veteran Pejuang Republik Indonesia," ungkapnya dengan semangat, Minggu (1/10/2023).

Ketika ditanya mengapa dia memilih Pemilu 2024 sebagai momen untuk memasuki dunia politik praktis, Putu Arya Gunawan dengan tegas menjelaskan alasan di balik keputusannya. 

Mantan birokrat yang kini menjadi bacaleg Partai Hanura ini  menegaskan ingin membawa perubahan dalam praktik politik yang seringkali melibatkan pembelian suara dan janji-janji palsu.

"Ketika kita melihat Pemilu, terkadang kita hanya melihat pertunjukan saja, di mana calon-calon berlomba-lomba untuk memenangkan simpati dan suara. Tapi sayangnya, itu seringkali diikuti dengan janji-janji palsu yang dilupakan setelah Pemilu berakhir,” ujarnya. 

Kini, dengan menjadi bakal calon legislatif DPRD Provinsi Bali, ia ingin mengubah fenomena tersebut. Di sisi lain, ia mengakui jika salah satu tantangan utama yang dihadapi oleh mereka yang ingin terlibat dalam politik adalah biaya yang mahal. 

Putu Arya Gunawan juga berbicara tentang masalah ini. Ia menggambarkan bagaimana beberapa politisi yang terpilih akhirnya bingung mencari cara untuk mendapatkan pengembalian investasi politik mereka.

"Banyak yang mengeluarkan uang terlalu banyak selama kampanye. Mereka mencoba mencari cara agar bisa balik modal, bahkan ada yang menjadi 'Sinterklas dadakan.' Ini adalah masalah serius, dan saya ingin menghilangkan praktik ini," ungkapnya.

Putu Arya Gunawan pun mengingatkan masyarakat untuk memilih dengan bijak pada pemilu mendatang. Dia menekankan pentingnya memilih wakil yang dapat dipercaya, bukan yang hanya menawarkan janji manis sesaat. Dan dia berharap agar Pemilu berjalan dengan tertib, aman, dan penuh semangat demokrasi.

Komentar