nusabali

ITP Markandeya Bali Berdayakan Sekolah di Lereng Gunung Agung

  • www.nusabali.com-itp-markandeya-bali-berdayakan-sekolah-di-lereng-gunung-agung
  • www.nusabali.com-itp-markandeya-bali-berdayakan-sekolah-di-lereng-gunung-agung
  • www.nusabali.com-itp-markandeya-bali-berdayakan-sekolah-di-lereng-gunung-agung
  • www.nusabali.com-itp-markandeya-bali-berdayakan-sekolah-di-lereng-gunung-agung
  • www.nusabali.com-itp-markandeya-bali-berdayakan-sekolah-di-lereng-gunung-agung

AMLAPURA, NusaBali.com - Dosen Institut Teknologi dan Pendidikan Markandeya Bali (ITP Markandeya Bali) berkolaborasi dengan orang tua dan siswa Pratama Widya Pasraman Surya Dhyana Kresna, Kabupaten Karangasem, untuk memberdayakan sekolah tersebut melalui Program Anti-Bullying dan Dongeng.

Program ini dilaksanakan selama tiga bulan, mulai dari Juli hingga Oktober 2023. Dalam pelaksanaannya, tim pengabdian memberikan bantuan teknologi tepat guna (TTG), berupa LED TV, wifi, rak buku, buku cerita, dan media pembelajaran kepada sekolah mitra.

Selain pemberian bantuan, Tim Pengabdian juga memberikan pelatihan pembuatan media berbasis digital dan penyuluhan tentang pentingnya penanganan parenting dan dampak bullying bagi anak-anak usia dini.

"Di era digital ini, guru harus memiliki kemampuan untuk menciptakan media berbasis digital. Salah satu aplikasi yang sangat berguna adalah Canva," kata  I Wayan Numertayasa SPd MPd, Rektor ITP Markandeya Bali kelahiran tahun 1989 ini.

Salah satu kegiatan yang dilakukan dalam program ini adalah kegiatan ‘Ratu Dongeng’, yakni kegiatan mendongeng yang rutin dilaksanakan setiap hari Rabu dan Sabtu. 


"Kami hadir di sini setiap Rabu dan Sabtu. Sebelum pelaksanaan 'Ratu Dongeng,' kami menyiapkan video dongeng, memberikan bimbingan untuk membuat wayang binatang, dan menghias ruang Ruang Dongeng," jelas I Nyoman Sudirman SPd MPd., anggota tim pengabdian.

Program Anti-Bullying dan Dongeng ini diharapkan dapat membantu mengatasi permasalahan bullying dan penguatan karakter siswa di Pratama Widya Pasraman Surya Dhyana Kresna.

Kegiatan untuk menguatkan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di PWP Surya Dhyana Kresna ini pun mendapat dukungan Direktorat Riset Teknologi dan Pengabdian Masyarakat, Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi RI. 

Dalam kegiatan yang dilangsungkan pada Sabtu (9/9/2023), orangtua dan guru juga diberikan penyuluhan tentang pentingnya penanganan parenting dan dampak bullying bagi anak-anak usia dini oleh Dr Ni Putu Ayu Hervina Sanjayanti MPd, selaku narasumber dari Undiksha.

Koordinator Tim Pelaksana, I Nengah Sueca SPd MPd, mengatakan kegiatan pelatihan dan pendampingan ini bertujuan untuk memfasilitasi permasalahan yang dialami sekolah mitra. 


“Selain rendahnya pendidikan guru, lokasi sekolah di kaki gunung, PWP Surya Dhyana Kresna juga mengalami keterbatasan fasilitas pembelajaran, keterbatasan media pembelajaran, dan permasalahan bullying. Hal inilah yang menjadi dasar kami melakukan pengabdian di sini,” ungkap Sueca.

Selain dosen-dosen yang penuh semangat, dua mahasiswa juga turut membantu dalam pelaksanaan program ini. Mereka berharap bahwa penerapan video dongeng Anti-bullying dengan bantuan TTG dapat membantu mengatasi permasalahan karakter dan merangsang pemikiran kreatif di kalangan siswa.

Inisiatif ini bukan hanya sekadar proyek pendidikan, tetapi juga representasi nyata dari komitmen ITP Markandeya Bali untuk membentuk generasi muda yang kuat dan berpendidikan. 

Dengan pendekatan yang holistik, mereka membawa harapan untuk melawan bullying dan mendorong kesadaran P5 di Karangasem, menjadikan pendidikan sebagai alat untuk perubahan positif dalam masyarakat.

Komentar