nusabali

Sopir Bayar Parkir Rp 140.000 di Pantai Berawa

Ramai di Medsos, Bendesa Sebut Tempat Lain Lebih Mahal

  • www.nusabali.com-sopir-bayar-parkir-rp-140000-di-pantai-berawa

MANGUPURA, NusaBali - Seorang sopir mengeluhkan tingginya tarif parkir di Pantai Berawa, Jalan Pemelisan Agung, Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Badung.

Keluhan tersebut disampaikan di media sosial, di mana tertera jumlah tarif yang harus dibayarnya mencapai Rp 140.000. Postingan ini pun ramai jadi bahan perbincangan di media sosial. Mengenai hal ini, Bendesa Adat Berawa Ketut Riana menyebut bahwa pengelolaan parkir sudah dikerjasamakan dengan pihak ketiga. Bahkan dirinya mengklaim justru tarif parkir di Pantai Berawa lebih murah dibanding tempat lain.

Keluhan tersebut diutarakan oleh akun facebook bernama Wayan Sembung. Keluhan itu dibagikan ke salah satu grup FB pada, Minggu (6/8). Pemilik akun Wayan Sembung mengunggah foto struk bayar parkir tertera sebesar Rp140.000 pada, Jumat (4/8). Dia tercatat parkir selama 8 jam 45 menit. Waktu masuk parkir pada pukul 13:50:58 dan keluar pada pukul 22:45:23.

"Bayar parkir termahal sepanjang sejarah persopiran tyge (saya)," tulisnya sembari membubuhkan hastag #perancakcarpark dan #finnsbeachclub. Tak pelak, unggahan tersebut menuai beragam komentar. Tak hanya itu, beberapa akun informasi juga merepost keluhan ini di instagram.

Terkait keluhan tersebut, Bendesa Adat Berawa Ketut Riana memgungkapkan bahwa kantong parkir Pantai Berawa yang berada di aral Pura Perancak memang dikelola oleh Desa Adat Berawa. Namun dalam proses pengelolaan parkirnya menggandeng pihak ketiga. Jadi, pihaknya memastikan pembayaran ini tidak ada permainan. Sebab bayar parkir menggunakan sistem secara online otomatis. Riana juga membantah jika tarif parkir tersebut dikatakan mahal. Dirinya justru membandingkan tarif parkir di tempat lain, khusus yang mengangkut turis ke beach club yang justru lebih mahal.

Bahkan kata dia, beberapa angkutan wisata yang mengangkut tamu ke beach club lebih memilih parkir di Pantai Berawa karena dinilai lebih murah. "Tidak mahal kok. Bahkan kami belum pernah ada menaikkan harga sejak 2,5 tahun lalu. Masih banyak yang lebih mahal di tempat lain,” ungkap Riana sembari berharap masalah retribusi parkir ini tidak dijadikan polemik. "Terus terang belum pernah ada orang lokal yang komplain, kecuali bule yang sukanya parkir gratis. Bahkan beberapa angkutan wisata yang tamunya ke club di seputaran Canggu parkirnya ke sini karena dianggap di sini lebih murah," ucapnya.

Tarif parkir di Pantai Berawa sendiri, sebut Riana, sudah terpampang jelas di kawasan parkir. Rinciannya, untuk kendaraan roda dua hanya dikenakan Rp 2.000 untuk tiga jam pertama. Kemudian untuk kendaraan roda empat biasa sebesar Rp 5.000 per 3 jam.

Tarif lebih besar hanya dikenakan untuk bus penumpang di atas 6 orang sebesar Rp 20.000 per 3 jam pertama. Riana menambahkan, setiap kendaraan yang masuk ke kantong parkir Pantai Berawa sudah include dengan asuransi dan bebas toilet. Namun tidak termasuk dengan kehilangan helm. "Kalau saya lihat itu (unggahan foto) dia bayar 140.000 selama 8 jam 45 menit. Kalau dihitung mestinya dia bayar 160.000. Di tempat lain malah ada yang bayar Rp 50.000 parkir satu jam," tegasnya.

Riana juga membeberkan, retribusi parkir di Pantai Berawa juga sebagian disetorkan kepada Pemkab Badung melalui Bapenda. "Perlu diketahui bahwa pungutan ini sudah atas kesepakatan. Sudah koordinasi juga dengan Bapenda. Bapenda tidak masalah, cuma kami diminta bayar retribusi ke Pemkab 30 persennya. Dan itu sudah kami lakukan," pungkasnya. 7 ind

Komentar