nusabali

Siap Diaspal Total, Lewat Jalan Nangka Tak Bikin Shockbreaker Jebol Lagi

  • www.nusabali.com-siap-diaspal-total-lewat-jalan-nangka-tak-bikin-shockbreaker-jebol-lagi

DENPASAR, NusaBali.com - Jalan Nangka di Kecamatan Denpasar Utara dikenal sebagai salah satu jalan sibuk. Namun kondisi jalan yang rusak dan berlubang membuat pengendara tidak nyaman bahkan merusak kendaraan itu sendiri.

Akan tetapi, tidak ada pilihan lain. Sebab, Jalan Nangka menjadi salah satu jalur alternatif dan paling cepat menghubungkan Kabupaten Badung dengan pusat Kota Denpasar.

Jalan Nangka didominasi kerikil dan lubang. Ada pula tambalan bekas penggalian pipa PDAM. Situasi diperparah lantaran semua kendaraan termasuk truk bebas lalu lalang di jalan yang terbilang sempit namun padat kendaraan ini.

Kabar baiknya, jalan yang membentang dari Bale Banjar Tangguntiti, Kelurahan Tonja hingga Bale Banjar Tainsiat, Desa Dangin Puri Kaja ini mendapat jatah perbaikan pada tahun 2023 ini.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Denpasar AA Ngurah Bagus Airawata mengabarkan, progres awal perbaikan Jalan Nangka sudah mencapai 3,5 persen. Progres pengerjaan ini mencakup perataan permukaan jalan.

"Progres saat ini baru tahap awal yakni patching (perataan). Pengerjaan dilakukan pada malam hari dari Jalan Nangka Selatan menuju Nangka Utara," kata Gung Ngurah di Denpasar pada Kamis (27/7/2023).

Pengerjaan patching dilakukan pada malam hari lantaran melihat arus lalu lintas yang super sibuk pada siang hari. Meskipun demikian, Gung Ngurah tetap berharap permakluman masyarakat apabila masih terganggung proyek peningkatan infrastruktur jalan ini.

Kata Gung Ngurah, usai proses patching rampung, pengerjaan bakal dilanjutkan tahapan overlay. Tahapan ini dilakukan dengan pengaspalan menyeluruh terhadap jalan sepanjang kurang lebih 2,8 kilometer ini.

"Overlay nanti dilakukan secara menyeluruh," imbuh Gung Ngurah menerangkan proyek senilai Rp 7 miliar lebih yang dikerjakan PT Anindita Konstruksi Jaya itu.

Proyek yang ditunggu-tunggu warga Kota Denpasar ini ditargetkan selesai dalam 120 hari kalender atau sekitar empat bulan pengerjaan. Untuk itu, Gung Ngurah sangat berharap proses pengerjaan tidak molor.

Dengan kabar baik ini, para pengendara yang biasa menjadikan Jalan Nangka sebagai akses utama mereka akhirnya bisa bernapas lega. Tidak khawatir lagi shockbreaker jebol atau pun berkendara zig-zag menghindari kerikil dan lubang.

Oleh karena itu, potensi kecelakaan pun bisa ditekan. Begitu pula kondisi psikologis pengendara dapat lebih stabil lantaran disuguhi jalan yang mulus.

Sayangnya, perbaikan jalan ini masih sebatas di Jalan Nangka. Sementara itu, akses Jalan Antasura yang terhubung langaung dengan Jalan Nangka pun tidak dalam kondisi lebih baik. *rat

Komentar