nusabali

4 Desa di Tabanan Siap Jadi Kampung Durian

  • www.nusabali.com-4-desa-di-tabanan-siap-jadi-kampung-durian

TABANAN, NusaBali - Empat desa di Kabupaten Tabanan bersiap dicanangkan sebagai kampung durian. Saat ini sedang tahap konservasi dan pengumpulan data. Pencanangan kampung durian dilakukan untuk mengoptimalkan potensi durian lokal dan meningkatkan pendapatan masyarakat setempat.

Empat desa yang siap dinobatkan menjadi kampung durian adalah Desa Belimbing, Desa Mundeh Kangin, Desa Jelijih Punggang di Kecamatan Pupuan dan Desa Angkah di Kecamatan Selemadeg Barat. 

Tokoh masyarakat Gusti Nyoman Omardani, mengatakan proses pengembangan desa durian masih berlangsung dalam tahap konservasi dan pengumpulan data, terutama terkait dengan jumlah varietas durian lokal. Dari hasil pengkajian yang dilakukan, teridentifikasi lebih dari 34 varietas durian lokal yang memiliki potensi luar biasa. Namun, baru dua varietas durian, yaitu durian kunyit dan durian galeng, yang telah mendapatkan sertifikat resmi.

“Keberadaan sertifikat menjadi salah satu keunggulan penting. Di lapangan, persiapan sudah dilakukan, karena seluruh area pemukiman penduduk sudah memiliki durian dengan berbagai jenis. Yang perlu kita lakukan adalah mengakui durian tersebut sebagai varietas lokal, sehingga tidak dapat diklaim oleh desa, daerah, atau negara lain di dunia,” jelas Omardani yang notabene anggota DPRD Tabanan dari Fraksi PDIP, Selasa (27/6). 

Dia mencontohkan durian kunyit, yang mirip dengan jenis durian musang king, memiliki keunggulan karena daya tahan yang lebih baik. Saat ini, persiapan sertifikasi lahan durian sedang dilakukan, dan pihaknya bekerja sama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan dan Pemprov Bali untuk memastikan bahwa kegiatan sertifikasi difokuskan pada keempat desa tersebut. Karena lokasi tersebut menjadi pusat pengembangan durian lokal di Tabanan.

Dia berharap dengan adanya desa durian ini akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi. Sebab dalam hal persiapan ini petani sudah berupaya menerapkan berbagai teknologi dalam menjadikan durian sebagai tanaman yang dapat berbuah sepanjang tahun, melalui teknik penyambungan dan penempelan. 

Selain itu, kata Omardani, diharapkan adanya pengembangan kegiatan pariwisata yang turut meningkatkan pendapatan masyarakat sebagai bonus tambahan. “Dengan keberadaan desa durian, kita berharap dapat mengoptimalkan potensi lokal untuk meningkatkan pendapatan masyarakat,” tandasnya. 7 des

Komentar