nusabali

Satpol PP Denpasar Minimalisir Inapkan Binaan

Setelah Kasus Bunuh Diri di Ruang Pembinaan

  • www.nusabali.com-satpol-pp-denpasar-minimalisir-inapkan-binaan

DENPASAR, NusaBali
Kasus bunuh diri yang terjadi di ruang pembinaan menjadi catatan kurang baik bagi Satpol PP Kota Denpasar.

Menyusul kejadian tersebut, kini Satpol PP Denpasar meminimalisir inapkan binaan hasil sidak maupun yang diamankan atas laporan warga, khususnya untuk orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).  “Untuk ODGJ begitu masuk ruang binaan kami langsung info ke BPBD dan Dinas Kesehatan. Setelah diperiksa langsung kirim ke RSJ Bali di Bangli pukul 11.00 malam (23.00 Wita),” kata Kabid Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP Kota Denpasar Nyoman Sudarsana, Senin (4/4).  

Sudarsana mengatakan selain adanya kejadian bunuh diri tersebut, juga ada beberapa pengaduan dari masyarakat sekitar. Yakni saat tengah malam, banyak ODGJ yang mengamuk dan teriak-teriak.

Selain itu terjadi juga beberapa kejadian ODGJ mengamuk di ruang binaan hingga merusak tempat tidur dan bahkan menjebol plafon. “Kami beberapa kali dapat aduan dari tetangga, dan karena adanya kasus kemarin kami lebih optimalkan lagi,” jelasnya.

Sudarsana menambahkan, dalam sebulan pihaknya bisa menangani 6 hingga 7 ODGJ. Jumlah ini sudah menurun dibanding saat awal-awal pandemi Covid-19. Menurutnya, saat ini masyarakat lebih mempercayakan Satpol PP untuk menangani ODGJ.

Karenanya setiap ada ODGJ berkeliaran ataupun mengamuk, masyarakat akan langsung menghubungi Satpol PP.  “Kalau saat awal pandemi kami banyak menangani ODGJ, bahkan lebih dari 10 orang dalam sebulan,” tandas Sudarsana. *mis

Komentar