nusabali

BPBD Tabanan Data Daerah Rawan Pohon Tumbang

  • www.nusabali.com-bpbd-tabanan-data-daerah-rawan-pohon-tumbang

TABANAN, NusaBali
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabanan melakukan rapat bersama stakeholder menghadapi dampak cuaca La Nina.

Agar tidak terjadi bencana yang membuat fatal, BPBD kembali melakukan pendataan daerah yang rawan pohon tumbang. Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Tabanan I Putu Trisna Widiatmika menjelaskan rapat yang digelar terkait koordinasi dalam penanganan pohon tumbang. Tak hanya di daerah perkotaan, atensi penanganan pohon tumbang yang ada di rumah penduduk juga menjadi sasaran. “Kami rapat bersama Dinas LH, PLN, dan Dinas Perhubungan,” ujarnya, Senin (23/11).

Trisna Widiatmika menjelaskan, penanganan pohon tumbang nanti akan dilakukan bersama dengan PLN, Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas Perhubungan. Pohon yang menjadi sasaran dalam menghadapi cuaca La Nina adalah pohon lapuk, pohon yang mengganggu arus lalulintas, dan pohon yang berdekatan dengan kabel PLN. “Jadi nanti dalam penanganan dan perabasan pohon kita akan berkerjasama dengan PLN dan Dinas LH. Sebab mereka yang mempunyai alat untuk perabasan pohon,” ucapnya.

Sejatinya, menurut Trisna Widiatmika, penanganan pohon rawan tumbang sudah dilakukan menyebar di 10 kecamatan. Terutama di sepanjang jalur Denpasar – Gilimanuk dan jalur Denpasar – Singaraja via Baturiti. “Jadi bukan baru kami lakukan penanganan pohon rawan tumbang, yang sekarang lebih meningkatkan saja karena musim hujan sudah mulai,” tegas Trisna Widiatmika.

Dia menambahkan setelah nanti selesai melakukan pendataan daerah yang rawan pohon tumbang, penanganan akan dilakukan terjadwal di masing-masing kecamatan. “Kami akan kerjakan sesuai jadwal. Jadi, begitu ada laporan masyarakat kami akan koordinasi dengan Dinas LH,” tandasnya.

Di sisi lain mengenai anggaran dalam penanganan pohon tumbang sudah dianggarkan di BPBD Tabanan. Jumlahnya gabungan dengan anggaran bencana. “Anggaran sudah gabung di anggaran bencana,” tandasnya. *des

loading...

Komentar