nusabali

KONI Tuntut IMI Gelar Musprov

  • www.nusabali.com-koni-tuntut-imi-gelar-musprov

DENPASAR, NusaBali
KONI Bali tetap meminta Pengprov Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bali segera menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) untuk agenda pemilihan ketua umum.

Pasalnya, Musprov menjadi keharusan bagi organisasi cabang olahraga yang masa kepengurusannya berakhir.  Bahkan permintaan atau tuntutan KONI itu tak sekedar secara lisan, tapi juga tertulis melalui surat resmi yang dikirimkan kepada Pengprov IMI Bali. Surat itu tidak hanya bagi Pengprov IMI Bali, tapi juga organisasi cabor yang masa kepengurusannya berakhir.

"Kalau masa kepengurusan selesai, jawabannya menggelar Musprov. Ini upaya pengakuan organisasi cabor, bahwa telah ada kepengurusan baru yang dibentuk melalui Musprov," kata Ketua Umum KONI Bali, Ketut Suwandi, Jumat (9/10).

Dengan demikian, kata mantan Ketua Umum KONI Badung itu, organisasi cabor yang menggelar Musprov, maka keputusan apapun yang dilakukan cabor bersangkutan adalah sah. Ini konteksnya juga  pengakuan legalitas kepengurusan. Sebab, dengan masa kepengurusan telah berakhir, dan masih aktif melakukan kegiatan, ada hal yang tidak nyaman. Apalagi sampai cabornya vakum tanpa kegiatan. Jelas roda organisasi terlihat tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Suwandi meminta pengurus sebelumnya mempertanggungjawabkan laporan pengunaan keuangan dan kegiatan selama empat tahun terakhir. Harapan KONI memang segera. Sebab menyangkut organisasi cabor agar semuanya jalan dan aktif masa kerjanya.

“Sepengetahuan kami, masa kepengurusan IMI Bali telah berakhir," kata Suwandi.  Disinggung soal perpanjangan enam bulan ke depan, menurut Suwandi, hal itu sah-sah saja dan diperbolehkan dari sisi aturan. Hanya saja yang jadi alasan mendasar sehingga ada perpanjangan pengurus enam bulan itu. Baginya, lebih baik menggelar Musprov biar ada legalitas pengurus diakui apapun yang dilakukan itu.

"Perpanjangan itu biasanya karena berdekatan dengan Porprov dan PON. Tapi kebetulan saat ini hal itu masih jauh. Meskipun perpanjangan itu tetap kewenangan dari PB IMI," papar Suwandi.

Sementara Plt Sekretaris Umum IMI Bali Gede Sukarna mengakui masa bakti kepengurusan Pengprov IMI Bali telah berakhir. Namun IMI Bali memang belum menggelar Musporv dengan agenda utama pemilihan ketua umum baru. IMI Bali berdalih masih mengajukan surat perpanjangan pengurus. Hanya surat perpanjangan itu belum diterima pihaknya. Gede Sukarna pun yakin surat perpanjangan pengurus secara tertulis akan diterima dalam waktu dekat ini.

"IMI Bali menunggu saran, masukan, dan arahan PP IMI yang masa baktinya juga molor setahun," tegas Gede Sukarna.

Menurut Sukarna, masa kepengurusan IMI Pusat juga molor setahun, karena adanya Musyawarah Nasional (Munas) yang berlanjut Munas Luar Biasa (Munaslub).

“Soal dorongan Musprov dari KONI Bali, kami ucapkan terimakasih IMI Bali tetap diperhatikan oleh KONI Bali," jelas Gede Sukarna. *dek

Komentar